Belgia Tak Bisa Santai! Mesir, Iran, dan Selandia Baru Punya Ambisi Besar di Grup G

AKURAT BANTEN - Grup G Piala Dunia 2026 mungkin tidak langsung mendapat sorotan sebesar grup yang dihuni negara-negara raksasa Eropa dan Amerika Selatan.
Namun di balik itu, grup ini menyimpan persaingan yang diprediksi berjalan sengit. Belgia, Mesir, Iran, dan Selandia Baru datang dengan ambisi besar masing-masing untuk merebut tiket ke fase gugur.
Belgia memang menjadi unggulan utama di grup ini. Meski generasi emas mereka perlahan memasuki akhir era, The Red Devils tetap memiliki skuad yang penuh kualitas. Nama-nama seperti Kevin De Bruyne, Jeremy Doku, Lois Openda, hingga Amadou Onana masih menjadi kekuatan utama Belgia.
Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi kesempatan terakhir bagi De Bruyne tampil di turnamen terbesar dunia. Gelandang Manchester City itu diprediksi tetap menjadi pusat permainan Belgia meski kini usianya sudah menginjak 35 tahun.
Baca Juga: Tak Cukup Punya Fanatik Suporter, Persebaya Disebut Harus Tiru Cara Persib Jadi Juara
Pelatih Belgia Domenico Tedesco menegaskan timnya tidak ingin hanya lolos grup, tetapi juga kembali bersaing di level tertinggi setelah performa mengecewakan di Qatar 2022.
“Kami membawa kombinasi pengalaman dan energi baru. Belgia datang dengan target besar,” ujar Tedesco dalam wawancara terbaru.
Namun Belgia jelas tidak bisa meremehkan Mesir. Kehadiran Mohamed Salah membuat The Pharaohs tetap menjadi ancaman serius. Bintang Liverpool itu diprediksi menjalani salah satu turnamen internasional terakhir dalam kariernya dan ingin membawa Mesir melangkah jauh.
Mesir sendiri kembali tampil di Piala Dunia setelah absen pada edisi 2022. Di bawah pelatih Hossam Hassan, permainan mereka mulai lebih seimbang antara kekuatan fisik khas Afrika dan kualitas teknik para pemain depan.
Baca Juga: MU Akhirnya Bergerak! Ederson Tinggal Selangkah Jadi Rekrutan Perdana Era Michael Carrick
Selain Salah, Mesir juga mengandalkan Omar Marmoush yang tampil impresif di Bundesliga bersama Eintracht Frankfurt. Kombinasi keduanya membuat lini depan Mesir berpotensi merepotkan siapa pun di Grup G.
Sementara itu Iran datang dengan situasi unik. Team Melli sebenarnya memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing, tetapi persiapan mereka sempat terganggu isu visa dan politik menjelang turnamen. FIFA bahkan harus turun tangan memastikan Iran tetap bisa tampil di Amerika Serikat.
Meski begitu, Iran tetap menjadi tim yang tidak boleh dipandang sebelah mata. Mereka tampil konsisten dalam beberapa tahun terakhir dan masih diperkuat pemain-pemain berpengalaman seperti Mehdi Taremi, Sardar Azmoun, dan Alireza Jahanbakhsh.
Pelatih Amir Ghalenoei bahkan menyiapkan pemusatan latihan khusus di Turkiye sebelum tim berangkat ke Amerika Serikat demi menjaga fokus skuad.
Baca Juga: Cedera Parah Tak Bunuh Mimpi Alphonso Davies, Kanada Masih Menunggu Sang Roket Bayern
“Kami ingin datang lebih awal agar tim bisa mempersiapkan diri dengan optimal,” kata Ghalenoei.
Di atas kertas, Selandia Baru memang menjadi tim paling tidak diunggulkan. Namun mereka datang tanpa tekanan dan punya semangat besar sebagai wakil Oseania. Chris Wood masih menjadi tumpuan utama tim berjuluk All Whites tersebut.
Format baru Piala Dunia dengan 48 peserta juga membuat peluang lolos semakin terbuka. Dua tim terbaik grup dipastikan lolos otomatis, sementara posisi ketiga terbaik masih punya kesempatan melaju ke fase gugur. Situasi itu membuat setiap pertandingan di Grup G diprediksi berjalan sangat ketat.
Jadwal pertandingan pun dipastikan menarik. Iran akan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada laga pembuka grup sebelum Belgia bertemu Mesir dalam duel yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase grup.
Baca Juga: Skuad Belanda untuk Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Tijjani Reijnders Jadi Sorotan!
Bagi Belgia, Grup G mungkin terlihat lebih ringan dibanding grup lain. Namun sejarah Piala Dunia selalu membuktikan bahwa laga-laga seperti inilah yang sering melahirkan kejutan.
Dan dengan ambisi besar dari empat negara berbeda, Grup G berpotensi menjadi salah satu grup paling menarik untuk diikuti di Piala Dunia 2026.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026









