Argentina Dihantam Badai Cedera Jelang Piala Dunia 2026, Scaloni Mulai Panik?

AKURAT BANTEN - Timnas Argentina menghadapi situasi yang jauh dari ideal menjelang Piala Dunia 2026. Di saat banyak negara mulai mematangkan persiapan akhir, skuad juara bertahan justru diterpa badai cedera yang membuat pelatih Lionel Scaloni mulai dipusingkan.
Kekhawatiran terbesar tentu mengarah kepada Lionel Messi. Kapten Albiceleste itu mengalami masalah hamstring saat membela Inter Miami dalam laga MLS melawan Philadelphia Union akhir pekan lalu.
Messi sempat terlihat memegang paha belakang kirinya sebelum akhirnya ditarik keluar pada babak kedua.
Meski pihak Inter Miami menyebut cedera tersebut tidak tergolong berat, kondisi Messi tetap menjadi perhatian utama Argentina. Apalagi Piala Dunia 2026 kemungkinan menjadi turnamen terakhir sang megabintang bersama Albiceleste.
Baca Juga: Scaloni Buka Suara! Messi Dipastikan Tak 100 Persen Fit di Piala Dunia 2026
Scaloni pun tidak menutupi rasa cemasnya. Pelatih yang membawa Argentina juara dunia di Qatar 2022 itu mengakui beberapa pemain datang dengan kondisi yang belum sepenuhnya ideal.
“Kami terus memantau kondisi para pemain. Ada beberapa yang datang dengan masalah fisik dan tentu kami berharap mereka bisa pulih tepat waktu,” ujar Scaloni seperti dikutip dari media Argentina.
Messi bukan satu-satunya pemain yang membuat staf pelatih Argentina waswas. Kiper utama Emiliano Martinez juga dikabarkan masih dalam proses pemulihan cedera jari yang dialaminya sebelum final Liga Europa bersama Aston Villa.
Menariknya, Martinez tetap bermain penuh dalam laga final tersebut dan membantu Aston Villa menang 3-0 atas Freiburg. Setelah pertandingan, kiper berusia 33 tahun itu mengaku bermain sambil menahan rasa sakit akibat patah jari.
Baca Juga: Skandal Tiket Piala Dunia 2026 Meledak! FIFA Dipanggil Gara-Gara Harga Selangit
“Setiap kali menangkap bola, rasanya berbeda. Tapi saya tetap ingin bermain demi tim,” kata Martinez.
Selain itu, Argentina juga terus memantau kondisi beberapa pemain lain yang mengalami kelelahan setelah menjalani musim panjang di Eropa. Bek Tottenham Hotspur Cristian Romero dan Gonzalo Montiel disebut belum berada di level kebugaran terbaik.
Situasi ini membuat Scaloni harus memutar otak dalam menyusun skuad paling siap untuk mempertahankan gelar dunia. Berbeda dengan Piala Dunia 2022 ketika Argentina datang dengan momentum positif, kali ini Albiceleste justru dihantui persoalan fisik pemain.
Namun pengalaman masa lalu membuat publik Argentina masih punya alasan untuk optimistis. Sebelum Piala Dunia 2022 di Qatar, Messi juga sempat diragukan karena kondisi kebugarannya bersama Paris Saint-Germain.
Baca Juga: Belgia Tak Bisa Santai! Mesir, Iran, dan Selandia Baru Punya Ambisi Besar di Grup G
Tetapi hasil akhirnya justru bersejarah karena Argentina sukses mengangkat trofi dunia untuk pertama kalinya sejak era Diego Maradona.
Kini harapan serupa kembali muncul. Messi memang sudah tidak muda lagi. Di usia 38 tahun, fisiknya tentu tidak sekuat beberapa tahun lalu. Namun pengaruhnya di lapangan tetap sangat besar.
Musim ini bersama Inter Miami, Messi masih tampil impresif dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten. Kemampuannya membaca permainan serta menentukan momen penting tetap menjadi senjata utama Argentina.
Selain Messi, Albiceleste masih memiliki generasi pemain matang seperti Julian Alvarez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul, hingga Lautaro Martinez. Kombinasi pengalaman dan kualitas individu membuat Argentina tetap masuk daftar favorit juara.
Baca Juga: MU Akhirnya Bergerak! Ederson Tinggal Selangkah Jadi Rekrutan Perdana Era Michael Carrick
Meski begitu, Scaloni sadar status juara bertahan justru membuat tekanan semakin besar. Semua lawan akan datang dengan motivasi ekstra saat menghadapi Argentina.
Karena itu, pemulihan kondisi pemain menjadi prioritas utama sebelum turnamen dimulai. Argentina dijadwalkan menjalani laga pembuka Grup J melawan Aljazair sebelum menghadapi Jepang dan Paraguay.
Di atas kertas, Albiceleste masih lebih unggul dibanding lawan-lawannya. Namun dalam turnamen sebesar Piala Dunia, kondisi fisik sering kali menjadi pembeda utama.
Dan saat ini, itulah yang paling membuat Lionel Scaloni belum bisa tidur dengan tenang.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









