Messi Sedang On Fire, Tapi Scaloni Justru Khawatir pada Dua Hal Ini Jelang Argentina vs Austria

AKURAT BANTEN - Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Grup J membuat Argentina kembali dipandang sebagai salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.
Lionel Messi tampil gemilang lewat hattrick yang membawa juara bertahan mengawali turnamen dengan sempurna. Namun di tengah pujian yang mengalir deras, pelatih Lionel Scaloni justru memilih menekan tombol kewaspadaan.
Menjelang duel melawan Austria, Selasa (23/6/2026), Scaloni menegaskan bahwa timnya tidak boleh terlena oleh hasil pertandingan pertama.
Menurutnya, Austria merupakan lawan yang jauh lebih berbahaya daripada yang dibayangkan banyak orang, sementara cuaca panas yang menjadi sorotan sepanjang turnamen juga bisa memengaruhi jalannya pertandingan secara signifikan.
Baca Juga: Semakin Dicibir, Semakin Berbahaya! Owen Ramalkan Ronaldo Mengamuk di Piala Dunia 2026
Argentina dan Austria sama-sama datang dengan modal kemenangan pada laga pembuka. Jika Argentina menghajar Aljazair 3-0, Austria lebih dulu menunjukkan kapasitasnya dengan mengalahkan Yordania 3-1.
Hasil tersebut membuat pertemuan kedua tim menjadi duel para pemuncak klasemen sementara Grup J, sekaligus pertandingan yang berpotensi menentukan siapa yang lebih dulu mengamankan tiket ke fase gugur.
Scaloni menilai Austria memiliki karakter permainan yang dapat menyulitkan siapa pun. Tim asuhan Ralf Rangnick dikenal agresif dalam melakukan pressing, bermain vertikal, dan tidak memberi lawan banyak waktu untuk menguasai bola.
"Austria memiliki pemain-pemain yang sangat bagus. Mereka tim yang hebat, melakukan tekanan tinggi dan bermain vertikal. Mereka adalah lawan yang harus diperhitungkan. Ini akan menjadi pertandingan yang rumit," kata Scaloni dalam konferensi pers jelang laga.
Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Austria di Grup J Piala Dunia 2026: Jadi Panggung Julian Alvarez?
Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, Rangnick berhasil membangun Austria menjadi salah satu tim paling disiplin dalam menerapkan pressing intensif.
Gaya bermain itu berpotensi mengganggu ritme Argentina yang selama ini mengandalkan kreativitas Messi, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, dan Rodrigo De Paul untuk mengontrol jalannya pertandingan.
Selain kualitas lawan, faktor cuaca juga menjadi perhatian serius. Piala Dunia 2026 beberapa kali diwarnai perdebatan mengenai suhu tinggi yang dirasakan pemain di sejumlah kota tuan rumah. Untuk mengatasi kondisi tersebut, FIFA menerapkan jeda hidrasi wajib sekitar menit ke-22 setiap babak.
Menariknya, Scaloni mengaku masih beradaptasi dengan aturan baru tersebut. Menurutnya, jeda pertandingan yang terjadi di tengah babak dapat mengubah dinamika laga secara drastis.
Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Haiti di Grup C Piala Dunia 2026: Selecao Bidik Kemenangan Perdana
"Semua yang ada dalam pikiran saya bisa berubah tergantung pada menit ke-22 atau ke-23. Kami menganalisis pertandingan dan mencari solusi seperti yang biasa dilakukan saat turun minum," ujar Scaloni.
Pelatih berusia 48 tahun itu bahkan menilai jeda hidrasi dan cuaca panas bisa memberikan keuntungan bagi tim yang secara teori lebih lemah karena memungkinkan mereka mengatur ulang strategi dan memecah ritme permainan lawan.
Meski demikian, Argentina tetap memiliki modal besar untuk meraih kemenangan. Messi sedang berada dalam performa terbaiknya setelah mencetak tiga gol ke gawang Aljazair.
Selain itu, La Albiceleste juga memiliki kedalaman skuad yang membuat mereka mampu menjaga kualitas permainan meski melakukan rotasi.
Namun bagi Scaloni, status juara bertahan tidak menjamin apa pun di Piala Dunia kali ini.
"Tidak ada pertandingan yang mudah di Piala Dunia," tegasnya.
Karena itulah, saat banyak orang mulai membicarakan peluang Argentina melaju mulus ke fase berikutnya, Scaloni memilih tetap membumi.
Austria mungkin bukan favorit juara, tetapi kombinasi pressing agresif, disiplin taktik, dan faktor cuaca bisa menjadi ujian sesungguhnya bagi ambisi Argentina mempertahankan mahkota dunia mereka.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 5Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









