Messi Tetap Starter, Alvarez Dicadangkan! Keputusan Scaloni Bikin Heboh Jelang Argentina vs Austria

AKURAT BANTEN - Timnas Argentina membuat satu perubahan penting dalam susunan pemain mereka jelang laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 melawan Austria.
Jika banyak penggemar berharap duet Lionel Messi dan Julian Alvarez kembali memimpin lini depan, pelatih Lionel Scaloni justru mengambil keputusan berbeda dengan mencadangkan Alvarez dan memberikan kesempatan kepada Nico Paz sejak menit pertama.
Keputusan tersebut menjadi sorotan utama menjelang pertandingan yang digelar di Arlington, Texas. Pasalnya, Alvarez tampil cukup impresif saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pembuka.
Namun Scaloni tampaknya ingin menjaga kebugaran skuad sekaligus mencari variasi serangan menghadapi Austria yang dikenal memiliki intensitas permainan tinggi.
Baca Juga: Lamine Yamal Lewati Rekor Messi, Spanyol Pesta Gol dan Mantap ke Babak Gugur
Meski ada perubahan di lini depan, satu hal tetap tidak berubah: Lionel Messi masih menjadi pusat permainan La Albiceleste. Kapten Argentina itu kembali dipercaya memimpin tim setelah tampil gemilang pada pertandingan pertama.
Performa sang megabintang menjadi salah satu alasan mengapa Argentina kini difavoritkan untuk meraih kemenangan kedua sekaligus mengamankan tiket ke fase gugur lebih awal.
Austria tentu bukan lawan yang bisa dianggap enteng. Tim asuhan Ralf Rangnick datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Yordania pada laga pembuka.
Gaya bermain agresif yang mengandalkan pressing tinggi telah menjadi ciri khas Austria sejak ditangani Rangnick, dan pendekatan tersebut diperkirakan akan kembali digunakan untuk mengganggu ritme permainan Argentina.
Baca Juga: Mimpi Jerman Terancam? Bek Andalan Tumbang Saat Nationalelf Sedang Terbang Tinggi
Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, Scaloni bahkan secara khusus menyoroti kualitas lawannya.
"Austria adalah tim yang hebat. Mereka bermain vertikal, melakukan pressing dengan sangat baik, dan akan membuat kami bekerja keras sepanjang pertandingan."
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Argentina tidak ingin terjebak dalam rasa percaya diri berlebihan meski berstatus juara bertahan dan unggulan di Grup J.
Rotasi yang dilakukan Scaloni juga diyakini berkaitan dengan faktor cuaca. Piala Dunia 2026 beberapa kali diwarnai keluhan terkait suhu tinggi yang memengaruhi kondisi fisik pemain.
Baca Juga: Messi Sedang On Fire, Tapi Scaloni Justru Khawatir pada Dua Hal Ini Jelang Argentina vs Austria
FIFA bahkan menerapkan jeda hidrasi dalam sejumlah pertandingan untuk membantu para pemain menghadapi cuaca panas. Dalam situasi seperti itu, kedalaman skuad menjadi faktor penting dan Argentina memiliki keuntungan karena dihuni banyak pemain berkualitas di hampir semua posisi.
Masuknya Nico Paz juga menarik perhatian. Gelandang serang muda yang digadang-gadang sebagai salah satu penerus generasi emas Argentina itu mendapat kesempatan besar untuk menunjukkan kemampuannya di panggung terbesar sepak bola dunia. Bermain di belakang Messi tentu menjadi pengalaman berharga sekaligus peluang emas untuk membuktikan diri.
Sementara itu, Austria akan tetap mengandalkan sejumlah pemain kunci seperti Marcel Sabitzer, Konrad Laimer, dan Marko Arnautovic. Ketiganya menjadi motor permainan Austria yang mengombinasikan kerja keras, agresivitas, dan efektivitas dalam menyerang.
Susunan Pemain
Argentina: Emiliano Martinez, Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico, Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Lionel Messi, Nico Paz, Thiago Almada.
Baca Juga: Semakin Dicibir, Semakin Berbahaya! Owen Ramalkan Ronaldo Mengamuk di Piala Dunia 2026
Austria: Patrick Pentz, Stefan Posch, Kevin Danso, Philipp Lienhart, Maximilian Wober, Nicolas Seiwald, Konrad Laimer, Romano Schmid, Marcel Sabitzer, Christoph Baumgartner, Marko Arnautovic.
Di atas kertas, Argentina tetap memiliki kualitas yang lebih unggul. Namun Austria memiliki organisasi permainan yang cukup baik untuk memberikan kesulitan kepada juara bertahan tersebut.
Karena itulah keputusan Scaloni mencadangkan Alvarez menjadi salah satu aspek yang akan paling menarik diamati sepanjang pertandingan.
Apakah perubahan ini akan membuat Argentina semakin berbahaya, atau justru mengurangi daya gedor mereka? Jawabannya akan segera terungkap.
Baca Juga: Prediksi Skor Argentina vs Austria di Grup J Piala Dunia 2026: Jadi Panggung Julian Alvarez?
Yang pasti, selama Lionel Messi masih berdiri di tengah lapangan dengan ban kapten melingkar di lengannya, Argentina selalu memiliki alasan untuk percaya diri menghadapi siapa pun.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









