Banten

Misi Suci Jepang di Piala Dunia 2026: Saatnya Samurai Biru Pecahkan Kutukan 16 Besar!

Aullia Rachma Puteri | 22 Juni 2026, 23:50 WIB
Misi Suci Jepang di Piala Dunia 2026: Saatnya Samurai Biru Pecahkan Kutukan 16 Besar!
Timnas Jepang di Piala Dunia 2026.

AKURAT BENTEN - Bagi banyak negara, lolos ke babak gugur Piala Dunia sudah dianggap sebagai pencapaian besar. Namun bagi Jepang, target itu tak lagi cukup.

Setelah berulang kali membuktikan diri mampu bersaing dengan kekuatan sepak bola dunia, Samurai Biru kini membawa satu misi yang terasa seperti panggilan sejarah: menembus perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan terbaru bagi Jepang untuk mematahkan batas yang selama ini selalu menghentikan langkah mereka. Dalam empat kesempatan berbeda, yakni pada 2002, 2010, 2018, dan 2022, Jepang berhasil mencapai babak 16 besar. Namun setiap kali berada di ambang sejarah, langkah mereka selalu terhenti.

Luka paling membekas tentu datang di Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu Jepang tampil luar biasa dengan mengalahkan dua mantan juara dunia, Jerman dan Spanyol, pada fase grup.

Baca Juga: Messi Tetap Starter, Alvarez Dicadangkan! Keputusan Scaloni Bikin Heboh Jelang Argentina vs Austria

Mereka bahkan memuncaki grup yang banyak disebut sebagai "grup neraka". Namun perjalanan gemilang itu berakhir menyakitkan ketika kalah adu penalti dari Kroasia pada babak 16 besar.

Kegagalan tersebut tidak membuat Jepang mundur. Sebaliknya, federasi sepak bola negara itu menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk membangun tim yang lebih matang menuju Piala Dunia berikutnya.

Pelatih Hajime Moriyasu, yang tetap dipercaya memimpin tim nasional, berulang kali menegaskan bahwa target Jepang bukan lagi sekadar lolos dari fase grup.

"Kami ingin menciptakan sejarah baru bagi sepak bola Jepang."

Pernyataan itu bukan sekadar slogan. Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang terus menunjukkan perkembangan yang konsisten.

Baca Juga: Lamine Yamal Lewati Rekor Messi, Spanyol Pesta Gol dan Mantap ke Babak Gugur

Semakin banyak pemain mereka tampil di liga-liga top Eropa, mulai dari Inggris, Jerman, Spanyol, hingga Prancis. Fenomena tersebut membuat kualitas skuad Samurai Biru meningkat secara signifikan dibanding satu dekade lalu.

Nama-nama seperti Takefusa Kubo, Kaoru Mitoma, Wataru Endo, dan Ritsu Doan menjadi simbol generasi baru sepak bola Jepang yang tumbuh dengan pengalaman bermain di level tertinggi Eropa.

Kehadiran para pemain tersebut membuat Jepang tidak lagi hanya mengandalkan disiplin dan kerja keras. Mereka kini memiliki kreativitas, kecepatan, dan kualitas individu yang mampu membuat perbedaan dalam pertandingan besar.

Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 juga memperlihatkan betapa matang tim ini. Jepang tampil impresif selama fase kualifikasi Asia dan menjadi salah satu tim yang paling konsisten di kawasan tersebut. Produktivitas gol mereka meningkat, sementara organisasi permainan tetap menjadi kekuatan utama.

Baca Juga: Messi Sedang On Fire, Tapi Scaloni Justru Khawatir pada Dua Hal Ini Jelang Argentina vs Austria

Meski demikian, tantangan terbesar Jepang bukan terletak pada kualitas teknis, melainkan aspek mental. Dalam beberapa edisi Piala Dunia sebelumnya, mereka berkali-kali berada sangat dekat dengan sejarah tetapi gagal menyelesaikan langkah terakhir.

Pada 2018, Jepang sempat unggul 2-0 atas Belgia di babak 16 besar sebelum akhirnya kalah dramatis 2-3. Empat tahun kemudian, mereka kembali tersingkir lewat adu penalti melawan Kroasia.

Dua pengalaman itu menjadi pengingat bahwa detail kecil sering kali menentukan nasib sebuah tim di panggung terbesar sepak bola dunia.

Di Piala Dunia 2026, Jepang datang dengan pengalaman yang lebih kaya dan skuad yang lebih matang. Banyak pemain inti mereka kini berada pada usia emas karier, sementara generasi muda terus bermunculan untuk memperkuat kedalaman tim.

Baca Juga: Mimpi Jerman Terancam? Bek Andalan Tumbang Saat Nationalelf Sedang Terbang Tinggi

Karena itu, target menembus perempat final tidak lagi terdengar seperti mimpi yang terlalu tinggi. Jepang telah membuktikan bahwa mereka mampu mengalahkan tim-tim besar. Mereka juga telah menunjukkan bahwa sepak bola Asia bisa bersaing dengan siapa pun.

Kini tinggal satu pertanyaan yang belum terjawab: mampukah Samurai Biru akhirnya menghancurkan tembok 16 besar yang selama puluhan tahun menghalangi mereka?

Jika berhasil, Piala Dunia 2026 tidak hanya akan menjadi turnamen bersejarah bagi Jepang, tetapi juga salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah sepak bola Asia.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.