Banten

Inggris Lolos Mulus, tapi Rooney Justru Cemas! Harry Kane Bisa Kehabisan Tenaga di Momen Krusial

Aullia Rachma Puteri | 29 Juni 2026, 21:29 WIB
Inggris Lolos Mulus, tapi Rooney Justru Cemas! Harry Kane Bisa Kehabisan Tenaga di Momen Krusial
Harry Kane dengan performa gemilang selama Piala Dunia 2026.

AKURAT BANTEN - Performa gemilang Harry Kane bersama Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 memang menuai banyak pujian. Sang kapten terus menjadi mesin gol The Three Lions dan berperan besar mengantarkan tim asuhan Thomas Tuchel melaju ke babak gugur.

Namun, di balik ketajaman Kane, muncul satu kekhawatiran dari legenda Inggris, Wayne Rooney, yang menilai penyerang berusia 32 tahun itu mulai terlalu banyak dipaksa bermain.

Rooney menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak meragukan kualitas Kane. Justru sebaliknya, ia khawatir beban bermain yang terlalu besar akan berdampak ketika Inggris memasuki fase-fase penentuan turnamen.

Menurut Rooney, Kane telah menjalani jadwal yang sangat padat selama dua musim terakhir bersama klubnya. Dalam masing-masing musim tersebut, ia mencatatkan sekitar 51 penampilan.

Baca Juga: Tangis, Gol Menit 92, dan Pidato Membara! Kanada Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

Ditambah dengan padatnya agenda internasional di Piala Dunia, kondisi fisik sang striker dikhawatirkan akan terkuras sebelum Inggris menghadapi lawan-lawan terberat.

"Dia sudah memainkan begitu banyak pertandingan dalam dua musim terakhir. Saya hanya khawatir tenaganya akan habis ketika Inggris benar-benar membutuhkannya," ujar Rooney.

Kekhawatiran itu muncul bukan tanpa alasan. Kane hampir selalu menjadi pilihan utama Thomas Tuchel sejak awal turnamen. Selain menjadi ujung tombak serangan, mantan striker Tottenham Hotspur tersebut juga kerap bermain penuh selama 90 menit.

Padahal, sejak sebelum Piala Dunia dimulai, sejumlah pengamat telah menyarankan agar Inggris lebih bijak mengatur menit bermain Kane. Bahkan muncul wacana agar Tuchel memberikan kesempatan lebih banyak kepada Ivan Toney maupun Ollie Watkins untuk menjaga kebugaran sang kapten hingga babak-babak akhir.

Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Jepang: Selecao Lebih Difavoritkan, tetapi Samurai Biru Punya Alasan untuk Percaya Diri

Meski demikian, performa Kane sejauh ini memang sulit diabaikan. Ia terus menjadi sumber gol utama Inggris dan baru saja mencatatkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak The Three Lions di turnamen besar internasional.

Ketajamannya menjadi salah satu alasan utama Inggris mampu keluar sebagai juara Grup L sebelum melangkah ke fase gugur.

Rooney memahami mengapa Tuchel terus memainkan Kane. Namun menurut pencetak gol terbanyak Inggris sebelum rekornya dipecahkan Kane itu, seorang pelatih juga harus memikirkan kondisi pemain dalam jangka panjang.

"Semua orang tahu betapa pentingnya Harry bagi tim ini. Justru karena itu, Anda harus memastikan dia tetap segar ketika memasuki pertandingan yang menentukan," tambah Rooney.

Thomas Tuchel sendiri beberapa kali menegaskan bahwa Kane masih berada dalam kondisi fisik yang baik. Pelatih asal Jerman itu menyebut kaptennya merupakan sosok profesional yang sangat menjaga kebugaran dan mampu beradaptasi dengan padatnya jadwal pertandingan.

Baca Juga: Prediksi Skor Belanda vs Maroko: De Oranje Sedikit Lebih Unggul, tetapi Singa Atlas Bukan Lawan yang Bisa Diremehkan

Selain itu, Inggris juga memiliki kedalaman skuad yang lebih baik dibanding beberapa turnamen sebelumnya. Kehadiran Watkins dan Toney memberi Tuchel opsi melakukan rotasi apabila diperlukan tanpa harus mengorbankan kualitas lini depan. Hal tersebut membuat peluang Kane mendapatkan waktu istirahat tetap terbuka, terutama jika jadwal pertandingan semakin padat.

Di sisi lain, Kane sendiri tidak pernah memperlihatkan tanda-tanda ingin mengurangi menit bermain. Sebelum turnamen dimulai, ia bahkan menegaskan selalu menikmati setiap kesempatan mengenakan seragam Inggris dan merasa berada dalam kondisi fisik terbaik untuk membantu negaranya mengejar gelar juara dunia yang telah lama dinantikan.

Kini Inggris memasuki fase gugur dengan ambisi besar mengakhiri penantian panjang sejak menjadi juara dunia pada 1966. Dalam situasi seperti itu, keseimbangan antara mempertahankan performa terbaik Kane dan menjaga kebugarannya menjadi salah satu pekerjaan terpenting bagi Thomas Tuchel.

Peringatan Rooney mungkin terdengar sederhana, tetapi memiliki makna besar. Piala Dunia bukan hanya soal memenangkan pertandingan hari ini, melainkan juga memastikan pemain-pemain kunci tetap berada dalam kondisi terbaik hingga laga terakhir.

Baca Juga: Drama Menit 90+, Gol Spektakuler Bikin Kanada Singkirkan Afrika Selatan dan Lolos ke 16 Besar

Jika Inggris ingin benar-benar mengangkat trofi di Amerika Utara, menjaga Harry Kane tetap bugar bisa menjadi keputusan yang sama pentingnya dengan menyusun strategi di atas lapangan.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.