Banten

Bukan Lagi Kuda Hitam! Maroko Pecahkan Rekor Afrika dan Tantang Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026

Aullia Rachma Puteri | 5 Juli 2026, 22:32 WIB
Bukan Lagi Kuda Hitam! Maroko Pecahkan Rekor Afrika dan Tantang Prancis di Perempat Final Piala Dunia 2026
Timnas Maroko saat bertanding melawan Kanada.

AKURAT BANTEN - Maroko kembali menegaskan diri sebagai kekuatan baru sepak bola dunia. Keberhasilan menyingkirkan Kanada dengan skor telak 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 bukan hanya mengantar Singa Atlas ke perempat final, tetapi juga mengukir sejarah baru bagi sepak bola Afrika.

Kemenangan di SoFi Stadium, Los Angeles, membuat Maroko menjadi tim Afrika pertama yang mampu menembus babak perempat final Piala Dunia dalam dua edisi beruntun.

Setelah mengejutkan dunia dengan mencapai semifinal pada Piala Dunia 2022 di Qatar, pasukan Walid Regragui kembali membuktikan bahwa pencapaian tersebut bukanlah keberuntungan semata, melainkan hasil dari perkembangan konsisten yang mereka bangun dalam beberapa tahun terakhir.

Dominasi Maroko atas Kanada terlihat sejak awal pertandingan. Mereka tampil disiplin saat bertahan sekaligus efektif ketika menyerang. Tiga gol tanpa balas memastikan langkah mulus Singa Atlas menuju delapan besar sekaligus mengakhiri perjalanan tuan rumah yang sebelumnya tampil menjanjikan sepanjang turnamen.

Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Vinicius vs Haaland, Selecao Hadapi Lawan yang Tak Pernah Bisa Ditaklukkan!

Keberhasilan tersebut sekaligus memperpanjang daftar pencapaian bersejarah Maroko di Piala Dunia. Sebelum turnamen ini dimulai, mereka telah mencatatkan diri sebagai negara Afrika dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.

Selain itu, Maroko juga menjadi tim Afrika dengan koleksi gol terbanyak di ajang tersebut, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Nigeria dan Kamerun. Rekor-rekor itu semakin menegaskan status Singa Atlas sebagai standar baru sepak bola Afrika di pentas dunia.

Prestasi Maroko juga menjadi pelipur lara bagi benua Afrika. Pada Piala Dunia 2026 yang menggunakan format baru dengan 48 peserta, Afrika sebenarnya mencatat sejarah dengan meloloskan sembilan wakil ke fase gugur.

Namun satu per satu negara Afrika berguguran. Afrika Selatan, Pantai Gading, Senegal, Ghana, DR Kongo, hingga Tanjung Verde gagal melanjutkan langkah mereka. Kini, hanya Maroko dan Mesir yang masih menjaga harapan Afrika di turnamen ini.

Baca Juga: Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Rekor Sempurna El Tri Terancam, Harry Kane Siap Bungkam Azteca!

Jika pada edisi 2022 Maroko hadir sebagai kejutan, kali ini mereka datang dengan status berbeda. Tim racikan Walid Regragui telah memiliki identitas permainan yang matang. Organisasi pertahanan yang kokoh dipadukan dengan transisi cepat menjadi kekuatan utama mereka.

Sejumlah pemain seperti Achraf Hakimi, Sofyan Amrabat, Azzedine Ounahi, hingga Youssef En-Nesyri tetap menjadi tulang punggung tim, sementara regenerasi skuad membuat kualitas Maroko semakin merata.

Tantangan yang lebih berat kini sudah menanti. Di babak perempat final, Maroko akan menghadapi Prancis yang lolos setelah menundukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0.

Pertemuan ini mengingatkan publik pada semifinal Piala Dunia 2022 ketika Les Bleus menghentikan langkah heroik Singa Atlas dengan kemenangan 2-0.

Baca Juga: Dari Air Mata ke Panggung Dunia! Kisah Orlando Gill yang Rela Jual Jersey Demi Buah Hati Kini Menggetarkan Piala Dunia

Laga tersebut kini menghadirkan nuansa berbeda. Maroko datang dengan pengalaman lebih matang dan kepercayaan diri tinggi setelah kembali menembus perempat final. Sementara Prancis tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara dengan kedalaman skuad serta kualitas individu yang luar biasa.

Apa pun hasilnya nanti, Maroko sudah kembali menorehkan tinta emas bagi sepak bola Afrika. Mereka tidak lagi sekadar menjadi tim kejutan, melainkan simbol bahwa negara-negara Afrika mampu bersaing secara konsisten dengan kekuatan tradisional dunia.

Jika mampu melewati hadangan Prancis, bukan tidak mungkin Singa Atlas kembali menulis babak baru dalam sejarah Piala Dunia sekaligus menjaga mimpi satu benua untuk menghadirkan wakil Afrika pertama yang mampu mencapai partai puncak.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.