Badai Mengintai Duel Meksiko vs Inggris! FIFA Hampir Ubah Jadwal Laga 16 Besar Piala Dunia 2026
AKURAT BANTEN - Laga panas antara Meksiko dan Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 sempat dibayangi ketidakpastian. Bukan karena kondisi pemain atau persoalan teknis, melainkan ancaman cuaca buruk yang diperkirakan melanda Mexico City saat pertandingan berlangsung di Stadion Azteca, Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB.
Ramalan cuaca terbaru menunjukkan potensi hujan lebat disertai badai petir pada waktu yang berdekatan dengan jadwal kick-off. Kondisi tersebut membuat FIFA sempat mempertimbangkan sejumlah skenario, termasuk memajukan waktu pertandingan guna menghindari cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada malam hari.
Media-media lokal Meksiko melaporkan bahwa salah satu opsi yang sempat dibahas adalah menggeser kick-off dari pukul 18.00 waktu setempat menjadi pukul 12.00 siang. Perubahan tersebut dinilai dapat mengurangi risiko gangguan akibat badai yang diperkirakan melanda wilayah Mexico City pada sore hingga malam hari.
Namun, setelah melakukan evaluasi bersama pihak terkait dan memantau perkembangan prakiraan cuaca, FIFA akhirnya memutuskan untuk mempertahankan jadwal pertandingan sesuai rencana.
Baca Juga: Ancelotti Tak Gentar Hadapi Haaland! Pelatih Brasil Yakin Beknya Tak Butuh "Pelajaran Khusus"
Keputusan itu sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai kemungkinan perubahan jadwal pertandingan. FIFA memastikan duel Meksiko kontra Inggris tetap dimainkan pada pukul 18.00 waktu setempat di Stadion Azteca.
Kekhawatiran terhadap cuaca bukan tanpa alasan. Pada babak 32 besar beberapa hari sebelumnya, pertandingan Meksiko melawan Ekuador juga sempat mengalami penundaan akibat hujan deras yang mengguyur Stadion Azteca.
Pengalaman tersebut membuat FIFA mengambil langkah antisipatif lebih awal agar pertandingan fase gugur dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan keselamatan pemain maupun penonton.
Potensi perubahan jadwal Meksiko versus Inggris juga sempat berdampak pada pertandingan lain. Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengungkapkan bahwa duel Brasil melawan Norwegia di MetLife Stadium kemungkinan akan diundur sekitar satu jam apabila jadwal pertandingan di Mexico City mengalami perubahan. Hal itu berkaitan dengan pengaturan siaran televisi global serta jadwal operasional penyelenggara turnamen.
Namun, setelah FIFA memastikan jadwal Meksiko versus Inggris tetap, laga Brasil kontra Norwegia juga dipastikan berlangsung sesuai agenda semula.
Di luar persoalan cuaca, pertandingan ini memang menjadi salah satu duel paling dinanti di babak 16 besar. Meksiko tampil luar biasa sepanjang turnamen dengan menyapu bersih empat pertandingan tanpa kebobolan satu gol pun.
Tim asuhan Javier Aguirre juga mendapat keuntungan bermain di Stadion Azteca yang berada di ketinggian sekitar 2.200 meter di atas permukaan laut, faktor yang diyakini dapat menyulitkan Inggris beradaptasi.
Pelatih Inggris Thomas Tuchel sebelumnya mengakui bahwa kondisi geografis Azteca menjadi tantangan tersendiri bagi skuadnya.
Selain harus menghadapi dukungan puluhan ribu suporter tuan rumah, para pemain Inggris juga dituntut menjaga kondisi fisik agar tetap optimal di udara yang lebih tipis dibandingkan stadion-stadion lain di Amerika Serikat.
Di kubu Meksiko, kepercayaan diri tengah berada di level tertinggi setelah mereka menyingkirkan Ekuador pada babak sebelumnya. Sementara itu, Inggris datang dengan modal kemenangan dramatis 2-1 atas Republik Demokratik Kongo berkat dua gol Harry Kane.
Pertemuan kedua tim diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan salah satu pertahanan terbaik turnamen dengan lini depan Inggris yang mulai menemukan ketajamannya.
Meski ancaman badai sempat menjadi perhatian utama menjelang pertandingan, keputusan FIFA untuk mempertahankan jadwal menunjukkan keyakinan bahwa laga dapat berlangsung dengan aman. Namun, kondisi cuaca di Mexico City tetap akan dipantau hingga menjelang kick-off.
Baca Juga: Prediksi Skor Paraguay vs Prancis: Mbappe Siap Menggila, tapi Paraguay Punya Rekor Mengejutkan!
Apabila terjadi perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan pemain maupun penonton, otoritas pertandingan tetap memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan sesuai protokol keselamatan yang berlaku.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










