Fantastis Tapi Turun Drastis! Segini Gaji Jurgen Klopp di Timnas Jerman Dibanding Era Liverpool

AKURAT BANTEN - Jürgen Klopp resmi memulai babak baru dalam karier kepelatihannya sebagai arsitek Timnas Jerman. Setelah bertahun-tahun menorehkan kesuksesan bersama Liverpool, pelatih berusia 59 tahun itu kini dipercaya menangani Der Panzer dengan kontrak jangka panjang. Menariknya, keputusan Klopp menerima pekerjaan tersebut juga diikuti perubahan signifikan dari sisi finansial.
Berdasarkan laporan media Jerman Bild, Klopp menerima gaji sekitar 7 juta euro per tahun atau setara sekitar Rp133 miliar sebagai pelatih Timnas Jerman. Nominal tersebut jauh lebih kecil dibandingkan pendapatannya saat masih menangani Liverpool.
Selama menjadi manajer The Reds, Klopp dilaporkan memperoleh bayaran sekitar 20 juta poundsterling per musim atau sekitar 23 juta euro setelah memperpanjang kontraknya pada 2022. Artinya, penghasilannya bersama Timnas Jerman hanya sekitar sepertiga dari gaji yang pernah diterimanya di Anfield.
Meski harus menerima pemotongan gaji yang cukup besar, keputusan Klopp disebut bukan didorong faktor ekonomi. Dalam konferensi pers perdananya, mantan pelatih Borussia Dortmund itu menegaskan bahwa kesempatan melatih negaranya merupakan kehormatan terbesar dalam kariernya.
Klopp bahkan menyebut jabatan pelatih Timnas Jerman sebagai puncak perjalanan profesionalnya. Ia ingin membantu mengembalikan kejayaan Der Panzer setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan prestasi di turnamen internasional.
Pelatih yang identik dengan gaya bermain gegenpressing itu dikontrak Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) selama empat tahun. Ia ditunjuk menggantikan Julian Nagelsmann yang meninggalkan kursi pelatih usai kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026.
Target utama Klopp adalah membangun kembali identitas permainan Jerman sekaligus mempersiapkan tim menghadapi UEFA Nations League dan Piala Eropa berikutnya.
Menariknya, dalam presentasi resminya Klopp juga menyampaikan sikap yang menunjukkan komitmennya terhadap tugas baru tersebut. Ia menegaskan tidak akan meminta pesangon apabila suatu saat DFB menilai dirinya gagal dan memutuskan kerja sama. Namun, Klopp memberi peringatan bahwa ia tidak akan ragu mundur apabila privasi keluarganya diganggu oleh media.
Baca Juga: Penggemar Argentina Protes Hasil Final Piala Dunia, Lebih dari 100 Ribu Orang Tandatangani Petisi
Reputasi Klopp memang dibangun lewat sederet prestasi bersama klub. Di Liverpool, ia berhasil mengakhiri penantian panjang gelar Liga Inggris dengan menjuarai Premier League 2019/2020.
Selain itu, ia juga mempersembahkan trofi Liga Champions, Piala Dunia Antarklub FIFA, Piala FA, dua Piala Liga Inggris, UEFA Super Cup, hingga Community Shield selama hampir sembilan tahun memimpin The Reds.
Sebelumnya, Klopp juga sukses membawa Borussia Dortmund meraih dua gelar Bundesliga secara beruntun dan satu DFB-Pokal.
Dengan rekam jejak tersebut, ekspektasi publik Jerman terhadap Klopp tentu sangat tinggi. Meski menerima gaji yang jauh lebih rendah dibandingkan saat melatih Liverpool, pria kelahiran Stuttgart itu diyakini melihat pekerjaan ini sebagai panggilan untuk mengabdi kepada negaranya, bukan sekadar kontrak bernilai besar.
Kini tantangan besar menanti Klopp. Selain membangun kembali mentalitas tim, ia harus membawa Jerman kembali menjadi kekuatan utama sepak bola dunia setelah beberapa kali gagal memenuhi ekspektasi di turnamen internasional.
Jika mampu mengulang kesuksesan seperti yang ia raih bersama Liverpool, selisih gaji yang mencolok itu kemungkinan besar tidak akan menjadi persoalan bagi salah satu pelatih terbaik generasinya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Mahfud MD Soroti OTT KPK di BNPB, Dana Bencana Diduga Bermasalah saat Warga Butuh Bantuan
- 3Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 4Singgung Asap dan Oksigen, Syahganda Dikritik Pejabat Malaysia! Indonesia Didesak Minta Maaf
- 5Bikin Bangga! Persib Menang atas The Cong-Viettel, Liga Indonesia Kini Tembus 16 Besar Asia
- 6Juventus Tak Terima Kalah dari Cristiano Ronaldo! Kasus Gaji Rp190 Miliar Kini Dibawa ke Pengadilan Tertinggi Italia
- 7Lille Dihajar Arsenal 0-3, tapi Calvin Verdonk Ukir Rekor Bersejarah untuk Indonesia di Liga Champions!
- 8Tangsel Rapi, DPUPR Banten Mulai Bersihkan Kabel Internet Semrawut di Jalan Aria Putra
- 9Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 10Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!









