Banten

Blunder Radovan Pankov Berujung Petaka, Persebaya Tumbangkan Persija di Piala Presiden 2026

Aullia Rachma Puteri | 26 Juli 2026, 23:22 WIB
Blunder Radovan Pankov Berujung Petaka, Persebaya Tumbangkan Persija di Piala Presiden 2026
Laga antara Persebaya vs Persija pada Piala Presiden 2026.

AKURAT BANTEN - Persebaya Surabaya mengawali kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan hasil manis. Bajul Ijo sukses menaklukkan Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka Grup B yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (26/7/2026).

Ironisnya bagi Persija, satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut lahir dari gol bunuh diri bek andalan mereka, Radovan Pankov.

Laga yang mempertemukan dua tim besar Indonesia itu berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Baik Persebaya maupun Persija tampil agresif dan tak segan melakukan duel fisik.

Dalam 20 menit pertama saja, wasit sudah mengeluarkan tiga kartu kuning, masing-masing untuk Toni Firmansyah dari Persebaya serta Witan Sulaeman dan Agi Firmansyah dari kubu Persija.

Baca Juga: Perjuangan Garuda Dimulai! Catat Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Grup Neraka Sudah Menanti

Meski sama-sama berusaha mengembangkan permainan, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama. Persebaya yang mengandalkan duet Alex Martins dan Miguel Pereira di lini depan beberapa kali mencoba membongkar pertahanan Macan Kemayoran, namun lini belakang Persija masih mampu mengantisipasi ancaman tersebut.

Persija juga sempat memberikan tekanan melalui pergerakan Victor Dethan dan Eksel Runtukahu. Namun hingga turun minum, papan skor tetap menunjukkan angka 0-0.

Memasuki babak kedua, kedua pelatih melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan intensitas serangan. Persebaya melakukan dua pergantian lebih awal, sedangkan Persija langsung memasukkan empat pemain baru demi mengubah jalannya pertandingan.

Momentum penentu akhirnya hadir pada menit ke-64. Berawal dari situasi yang sebenarnya tidak berbahaya, Radovan Pankov mencoba mengirim bola kepada kiper Aqil Savik melalui backpass. Namun umpan tersebut justru terlalu pelan dan mengarah ke gawang sendiri.

Baca Juga: Heboh! Petisi Blokir Argentina dari Piala Dunia Tembus 23 Juta Tanda Tangan, Ini Penyebabnya

Aqil yang sudah keluar dari posisinya gagal menjangkau bola, sehingga si kulit bundar meluncur masuk ke gawang Persija.

Gol bunuh diri itu membuat Stadion Gelora Bung Tomo bergemuruh oleh sorakan pendukung Persebaya. Bajul Ijo pun unggul 1-0 tanpa perlu mencatatkan penyelesaian akhir langsung ke gawang lawan.

Tertinggal satu gol, Persija meningkatkan intensitas serangan pada sisa pertandingan. Tim asuhan Shin Tae-yong terus menggempur pertahanan Persebaya yang dikawal Yuran Fernandes dan Risto Mitrevski. Namun disiplin lini belakang tuan rumah membuat peluang-peluang Persija gagal berbuah gol.

Harapan Persija sempat muncul pada masa injury time ketika Denis Kolinger berhasil menyundul bola ke dalam gawang Persebaya.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Pasang Syarat di Al Nassr, Bruno Fernandes Jadi Target Utama Rekrutan Baru

Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut setelah asistennya mengangkat bendera tanda offside. Keputusan itu memastikan keunggulan Persebaya tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Persebaya dalam persaingan Grup B Piala Presiden 2026. Selain meraih tiga poin, hasil positif tersebut juga memperlihatkan solidnya organisasi permainan yang mulai dibangun pelatih Bernardo Tavares menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Di sisi lain, Persija harus segera melakukan evaluasi. Meski mampu memberikan tekanan sepanjang laga, efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Kesalahan individu yang berujung gol bunuh diri juga menjadi pelajaran penting bagi Macan Kemayoran sebelum melakoni pertandingan berikutnya di turnamen pramusim ini.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Liga Inggris 2026/2027 Resmi Dimulai, Arsenal vs Coventry Jadi Pembuka Musim

Hasil ini menempatkan Persebaya dalam posisi yang lebih menguntungkan di Grup B sekaligus meningkatkan kepercayaan diri mereka menghadapi laga-laga selanjutnya.

Sementara bagi Persija, kekalahan akibat blunder sendiri menjadi pukulan telak yang harus segera dilupakan jika ingin menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.