Roket Edon Zhegrova Antar Juventus Tekuk Chelsea, Bianconeri Jaga Tren Positif Pramusim

AKURAT BANTEN - Juventus menutup laga pramusim kontra Chelsea dengan hasil manis. Bianconeri berhasil menundukkan wakil Premier League itu dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang digelar di Kai Tak Sports Park, Hong Kong, Rabu (5/8/2026).
Kemenangan ditentukan oleh gol spektakuler Edon Zhegrova pada babak kedua, sekaligus memperpanjang catatan positif Juventus selama tur pramusim.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Chelsea yang diasuh Xabi Alonso mencoba mengambil inisiatif serangan melalui penguasaan bola dan pressing tinggi. Sementara Juventus tampil lebih disiplin, memilih menunggu momentum sebelum melancarkan serangan balik cepat.
Meski The Blues lebih dominan dalam penguasaan bola sepanjang babak pertama, peluang-peluang yang mereka ciptakan belum mampu menembus kokohnya pertahanan Juventus.
Baca Juga: Penalti Christopher Nkunku Selamatkan AC Milan, Derby Milan Berakhir Imbang 1-1
Justru kiper Chelsea, Robert Sanchez, beberapa kali dipaksa melakukan penyelamatan penting untuk menggagalkan ancaman dari tim asal Turin tersebut.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Chelsea sempat memperoleh peluang emas melalui Marco Palestra yang memaksa Mattia Perin melakukan penyelamatan gemilang.
Namun, ketika pertandingan tampak akan berakhir tanpa gol, Juventus justru mampu memecah kebuntuan lewat aksi individu Edon Zhegrova.
Winger asal Kosovo itu melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke gawang Chelsea tanpa mampu dihalau Sanchez. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan sekaligus memastikan kemenangan 1-0 bagi Juventus.
Baca Juga: Transfer Mohamed Salah Berbelok Drastis! Gagal ke Besiktas, MLS Jadi Tujuan Paling Realistis
Gol itu sekaligus memperlihatkan kualitas Zhegrova yang terus berkembang sejak bergabung dengan Juventus dari Lille pada musim panas 2025.
Pemain berusia 27 tahun tersebut memang dikenal memiliki kemampuan menggiring bola yang baik, kaki kiri mematikan, serta keberanian melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.
Penampilannya pada laga melawan Chelsea kembali menunjukkan mengapa ia mulai menjadi salah satu senjata utama Bianconeri di sektor sayap.
Bagi Juventus, kemenangan atas Chelsea menjadi modal berharga menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Tim besutan Luciano Spalletti sejauh ini menunjukkan performa yang cukup meyakinkan selama pramusim.
Baca Juga: MU Bergerak Diam-diam! Winger Juventus Masuk Radar, Faktor Bruno Fernandes Bisa Tentukan Transfer
Sebelum menghadapi Chelsea, Juventus juga sukses mengalahkan Nice dengan skor 2-0 dan belum sekalipun kebobolan dalam rangkaian laga uji coba musim panas ini.
Sebaliknya, Chelsea harus menerima kekalahan kedua dalam tiga pertandingan pramusim. Sebelumnya, The Blues juga takluk 1-2 dari Tottenham Hotspur setelah sempat membuka tur Asia dengan kemenangan 6-4 atas Western Sydney Wanderers.
Meski hasil belum memuaskan, Xabi Alonso menegaskan bahwa fokus utama pramusim adalah membangun kebugaran, mengasah pemahaman taktik, dan menemukan komposisi terbaik sebelum Premier League dimulai.
Laga melawan Juventus juga menjadi perhatian karena menandai kembalinya Mykhailo Mudryk ke lapangan setelah menjalani hukuman panjang.
Baca Juga: Dulu Dibeli Rp1,4 Triliun, Kini Menganggur! Jadon Sancho Masih Berburu Klub Baru
Winger asal Ukraina itu mendapat kesempatan tampil sebagai bagian dari proses reintegrasi ke dalam skuad, meski belum mampu mengubah jalannya pertandingan.
Selain itu, beberapa pemain muda Chelsea seperti Geovany Quenda juga mendapat menit bermain dan menunjukkan potensi yang menjanjikan.
Bagi Juventus, kemenangan ini menjadi bukti bahwa proyek Luciano Spalletti mulai menunjukkan perkembangan positif.
Organisasi permainan yang rapi, pertahanan solid, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang menjadi modal penting sebelum memasuki kompetisi resmi.
Baca Juga: Fantastis! Lewandowski Tolak Gaji Rp3,8 Triliun dari Arab Saudi, Demi Bertahan di Barcelona
Sementara bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi berharga. Meski mampu mendominasi penguasaan bola, The Blues masih perlu meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir dan konsentrasi di lini belakang.
Dengan musim baru yang semakin dekat, Xabi Alonso masih memiliki waktu untuk membenahi kekurangan tim agar Chelsea tampil lebih kompetitif saat kompetisi resmi dimulai.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







