Ingin Usaha Laris Ikuti Ritual Berhubungan Intim Bukan Muhrim, Di Pesugihan Tanpa Tumbal Gunung Kemukus

AKURAT BANTEN - Gunung Kemukus terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Jika melihat dari letak lokasinya, Gunung Kemukus berada sekitar 29 kilometer sebelah utara Kota Solo, Jawa Tengah.
Dilansir dari laman disway.id Gunung Kemukus merupakan gunung yang sangat terkenal, bahkan ketenaran Gunung Kemukus hingga sampai ke manca negara, paska ada media asing melakukan liputan khusus tentang gunung ini pada tahun 2014 silam.
Tentu saja itu dilatarbelakangi adanya aktivitas ritual seks yang bertahun-tahun terjadi di Gunung Kemukus, yang awalnya kisah itu hanya beredar dari mulut ke mulut dan menjadi rahasia umum, namun menjadi fakta yang tak terbantahkan pasca liputan khusus tersebut dipublikasikan.
Baca Juga: Kasus Kekerasan Anak di Banten Marak, Komnas Anak Dorong Pembentukan TPPK
Tentu saja terungkapnya ritual seks yang terjadi di area Gunung Kemukus, membuat pemerintah setempat berupaya keras menghapus image tersebut.
Hingga pada saat ini kawasan Gunung Kemukus menjadi objek wisata religi dengan konsep yang baru nan jauh dari kata pesugihan dan ritual seks dan perzinaan.
Meski upaya keras pemerintah setempat memperbaiki image kawasan Gunung Kemukus terus dilakukan, namun image mesum, pesugihan melalui ritual perzinahan tetap tertanam karena sudah kadung tertanam di pikiran masyarakat pada umumnya.
Baca Juga: Potret Keluarga Miskin di Banten, Tidak Punya MCK, Tinggal di Gubuk Bambu
Nah, berkaitan dengan ritual pesugihan di Gunung Kemukus, berikut ini akan kami uraikan apa itu pesugihan Gunung Kemukus yang kami rangkum dari berbagai sumber.
Sama halnya ritual pesugihan-pesugihan lainya, pesugihan Gunung Kemukus juga bertujuan menjadikan para pelakunya agar mendapatkan kekayaan tanpa batas dan tanpa kerja keras serta mudah.
Namun, pesugihan Gunung Kemukus ini ternyata berbeda dari segi ritual hingga tumbal yang dikorbankan.
Melalui berbagai ritual di makam Pangeran Samudera atau Pangeran Samudro, pelaku pesugihan Gunung Kemukus bisa mendapatkan kekayaan luar biasa banyaknya tanpa harus menyediakan tumbal nyawa manusia.
Baca Juga: Kasus Monkeypox Meningkat, Ternyata Dipicu Perilaku Seksual Tak Sehat
Ritual pesugihan Gunung Kemukus, berawal pelaku mendatangi kawasan Gunung Kemukus dengan membawa pasangan bukan suami istri.
Didampingi seorang yang berstatus sebagai Juru Kunci, pelaku bersama pasangan tidak sahnya itu mendatangi makam Pangeran Samudro dan mulai melaksanakan ritual pesugihan di sana yang diawali dengan berdoa dan menyampaikan maksud dan tujuannya di samping makam Pangeran Samudro.
Setelah selesai menerangkan permintaannya, pelaku pesugihan Gunung Kemukus harus mengambil sehelai Bunga Kantil yang ada di atas makam keramat iti untuk disimpan dan dibawa pulang.
Baca Juga: White Paper Korupsi BTS 4G Kominfo Ungkap Kejanggalan Audit BPKP
Belum selesai di sana, pelaku bersama pasangan tidak sahnya itu kemudian harus menjalani ritual ranjang layaknya suami istri.
Ritual ini merupakan ritual inti yang harus dijalani agar keinginan pelaku dapat dikabulkan.
Di sekitar makam yang menjadi lokasi praktek pesugihan ini, terdapat banyak kamar-kamar yang disewakan oleh warga sekitar yang dapat digunakan.
Di dalam kamar tersebut, pasangan bukan suami istri ini kemudian dituntun membacakan mantra-mantra khusus baru kemudian, melakukan hubungan ranjang bersama wanita lain yang diharuskan bukan suami atau istri sendiri.
Baca Juga: 2 Paket BMD Kabupaten Pandeglang Dilelang, Ada Dispenser Juga
Konon kabarnya, setelah membacakan mantra tersebut, hasrat pelaku pesugihan Gunung Kemukus untuk melakukan hubungan ranjang dengan lawan jenis di tempat ini, semakin membara dan tidak seperti hasrat hubungan ranjang antara suami dan istri sah.
Seolah-olah orang yang sedang kerasukan, pria dan wanita lain yang sudah menggebu-gebu ini dan sepakat melakukan pesugihan ini kemudian langsung melakukan hubungan ranjang.
Setelah ritual inti yakni ritual hubungan ranjang ini selesai, barulah kemudian pelaku pesugihan Gunung Kemukus disarankan untuk pulang ke rumahnya masing-masing.
Baca Juga: Kodim 0601/Pandeglang dan Kumdam III Siliwangi Gelar Penyuluhan Hukum
Ritual itu tidak hanya cukup sekali. Pada saatnya, pasangan bukan suami istri ini akan kembali datang sebanyak 7 kali ke kawasan Gunung Kemukus untuk melakukan ritual yang sama.
Banyak yang percaya jika Pesugihan Gunung Kemukus ini, memang tidak meminta tumbal nyawa manusia seperti tempat pesugihan meminta kekayaan lainnya.
Namun di sini yang menjadi tumbal dari ritual pesugihan ini adalah kehormatan dan kenikmatan dalam melakukan hubungan ranjang terhadap orang yang bukan merupakan pasangan sah itu sendiri.(***)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









