Jin Butuh Makan Dan Minum Seperti Manusia? Ini Haditsnya!

AKURAT BANTEN - Terdapat banyak riwayat yang membenarkan bahwa jin juga makan dan minum sebagaimana manusia dan di antara makanan jin adalah tulang dan kotoran, Disini membuktikan bahwa jin bersifat lemah karena masih membutuhkan sesuatu untuk bertahan hidup.
Salah satu hadits riwayat Imam Tirmidzi dari Abdullah bin Mas’ud disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:
لاَ تَسْتَنْجُوا بِالرَّوْثِ وَلاَ بِالْعِظَامِ فَإِنَّهُ زَادُ إِخْوَانِكُمْ مِنَ الْجِنِّ
"Janganlah kalian beristinja’ (membersihkan kotoran pada dubur) dengan kotoran dan jangan pula dengan tulang karena keduanya merupakan bekal bagi saudara kalian dari kalangan jin.”
- Baca Juga: Puteri Rasulullah, Sayyidah Fathimah, Berdoa Khusus di Hari Sabtu Agar Mendapatkan Limpahan Rahmat Dari Allah
- Baca Juga: Baca Doa Ini, Agar Rezeki Dipermudah dan Terus Mengalir
- Baca Juga: 2 NIKMAT Yang Allah Berikan, Sering Terlupakan oleh Manusia, Ini Haditsnya!
Selanjutnya hadits ini berisi perintah agar kita tidak menggunakan kotoran dan tulang sebagai alat istinja’ atau bersuci karena keduanya merupakan makanan jin. Hadits ini senada dengan kandungan hadis riwayat Imam Bukhari dari Abu Hurairah, dia berkisah sebagai berikut;
نَّهُ كَانَ يَحْمِلُ مَعَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – إِدَاوَةً لِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ ، فَبَيْنَمَا هُوَ يَتْبَعُهُ بِهَا فَقَالَ مَنْ هَذَا . فَقَالَ أَنَا أَبُو هُرَيْرَةَ . فَقَالَ ابْغِنِى أَحْجَارًا أَسْتَنْفِضْ بِهَا ، وَلاَ تَأْتِنِى بِعَظْمٍ وَلاَ بِرَوْثَةٍ . فَأَتَيْتُهُ بِأَحْجَارٍ أَحْمِلُهَا فِى طَرَفِ ثَوْبِى حَتَّى وَضَعْتُ إِلَى جَنْبِهِ ثُمَّ انْصَرَفْتُ ، حَتَّى إِذَا فَرَغَ مَشَيْتُ ، فَقُلْتُ مَا بَالُ الْعَظْمِ وَالرَّوْثَةِ قَالَ هُمَا مِنْ طَعَامِ الْجِنِّ ، وَإِنَّهُ أَتَانِى وَفْدُ جِنِّ نَصِيبِينَ وَنِعْمَ الْجِنُّ ، فَسَأَلُونِى الزَّادَ ، فَدَعَوْتُ اللَّهَ لَهُمْ أَنْ لاَ يَمُرُّوا بِعَظْمٍ وَلاَ بِرَوْثَةٍ إِلاَّ وَجَدُوا عَلَيْهَا طَعَامًا
"Suatu saat dia (Abu Hurairah) membawakan pada Nabi SAW wadah berisi air wudu dan hajat beliau. Ketika dia membawanya, Nabi SAW bertanya: Siapa ini?
Dia menjawab, Saya, Abu Hurairah
Beliau pun berkata, Carilah beberapa buah batu untuk kugunakan bersuci
Dan jangan bawakan padaku tulang dan kotoran (telek). Kemudian aku mendatangi beliau dengan membawa beberapa buah batu dengan ujung bajuku. Hingga aku meletakkannya di samping beliau dan aku berlalu pergi.
Ketika beliau selesai buang hajat, aku pun berjalan menghampiri beliau dan bertanya,
Ada apa dengan tulang dan kotoran?
Beliau bersabda, Tulang dan kotoran merupakan makanan jin. Keduanya termasuk makanan jin. Aku pernah didatangi rombongan utusan jin dari Nashibin dan mereka adalah sebaik-baik jin. Mereka meminta bekal kepadaku, Lalu aku berdoa kepada Allah untuk mereka agar tidaklah mereka melewati tulang dan kotoran melainkan mereka mendapatkannya sebagai makanan." Wallahu A’lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










