Peringati World Rabies Day, Dua Pemprov Gelar Kegiatan Bersama-sama

AKURAT BANTEN - Peringati hari rabies dunia Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tekan penyakit rabies di wilayah perbatasan dengan melaksanakan sosialisasi dan vaksinasi.
Dalam kegiatan tersebut melibatkan berbagai stakeholder antara lain Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak, dan Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, ada juga Balai Veteriner Subang, Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Banten I, Perhimpunan Paramedik Veteriner Indonesia (PAVETI), pihak kecamatan dan perangkat desa setempat.
"Kegiatan ini dalam rangka memperingati HUT Banten tanggal 4 Oktober, World Rabies Day (WRD) tanggal 28 September, dan implementasi Perjanjian Kerjasama Banten-Jawa Barat tentang Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis/Zoonosis," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Provinsi Banten Ari Mardiana.
Baca Juga: Antisipasi Rabies, Puskeswan Pandeglang Akan Gelar Vaksinasi
Dijelaskan Ari, kegiatan sosialisasi yang digelar oleh dua Pemprov ini sebagai bentuk kepedulian di kesehatan pada sisi lain. Dalam hal ini adalah hewan yang kerap di pelihara manusia.
"Pengawasan Lalulintas Hewan dan Produk Hewan serta Penguatan Pelayanan Kesehatan Hewan," cetusnya
Kegiatan sosialisasi tentang rabies di laksanakan di Kecamatan Cilograng. Sementara vaksinasi rabies dilakukan di empat lokasi antara lain Pasir Bungur, Cirendeu, Cibareno dan Cikatomas kepada ratusan ekor hewan penular rabies (HPR) yang terdiri dari anjing, kucing, dan monyet.
Selain itu, dilakukan juga sosialisasi dan vaksinasi rabies di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









