Kembali Tercium Bau Kimia, PT Chandra Asri Pacifik Didemo Warga

AKURAT BANTEN - Puluhan warga Pengabuan, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, melakukan aksi demonstrasi di pabrik kimia PT Chandra Asri Pacifik.
Hal itu dipicu lantaran masyarakat kembali mencium bau kimia yang menyengat di area perusahaan.
Aksi demo yang diwarnai dengan adu mulut antara warga dan petugas keamanan itu berlangsung menegangkan.
Baca Juga: Petugas PTSA Kabupaten Serang Jual Sabu, Tergiur Untung Besar
Abdulrohman, Ketua RT 10 RW 03 Lingkungan Pengabuan, mengatakan ajakan aksi demontrasi tersebut diumumkan langsung di pengeras suara masjid dan mushalla yang ada di lingkungan perkampungan.
"Karena baunya menyengat lagi, akhirnya ada aksi spontan mendemo Chandra Asri, tadi diumumkan melalui toa di masjid dan musala," ucapnya, Selasa (23/1/2024).
Diterangkan Abdulrohman, warga sebelum menggelar aksi demo mencium bau kimia yang menyengat, bahkan ada beberapa warga yang terpaksa dilarikan ke Puskesmas.
Lebih lanjut ia menerangkan, akibat bau kimia yang menyengat tersebut banyak warganya yang merasa mual hingga pusing.
Selain itu, kata Abdulrohman, tetangga dirinya yang merupakan seorang lansia merasakan reaksi muntah-muntah usai mencium bau yang menyengat.
Baca Juga: Lihat Tetangga Menjemur Pakaian Gunakan Daster, Nafsu Birahi Penjual Bakso Keliling Memuncak
"Ada tetangga juga sebelum demo itu udah mual-mual aja, tadi juga dibawa ke sini (Puskesmas Ciwandan)," ucapnya kepada wartawan saat ditemui di Puskesmas Ciwandan.
Usai menggelar aksi demo itu, warga menggelar pertemuan yang difasilitasi oleh pihak kelurahan setempat.
Dari informasi yang didapat wartawan Akurat Banten pertemuan tersebut akan dilanjutkan pada Rabu 24 Januari 2024 di Aula Kantor Kelurahan Gunung Sugih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”







