Jadi Juru Masak Sabu, WNA Iran Diciduk Tertangkap di Puncak Bogor

AKURAT BANTEN - Lima pelaku sindikat peredaran narkoba jaringan internasional diringkus jajaran petugas Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dan Polresta Bandara Soetta, Tangerang.
Kepala KPU Bea Cukai Tipe C Soetta, Gatot Sugeng Wibowo menyebutkan, sedikitnya 3.428 gram methamphetamine narkoba jenis sabu yang dikemas dalam empat bungkus diamankan dan selanjutnya dimusnahkan.
"Penangkapan ini merupakan pengembangan dari seorang warga negara asing (WNA) asal Irak (49) berinisial EB, yang diketahui petugas bandara membawa mesin pembuat roti yang berisi bubuk methamphetamine seberat 3.986 gram," ujar Gatot, Rabu (25/10/2023).
Baca juga: 4 Kepala Dinas di Lebak Pensiun, Iti Octavia Jayabaya Serahkan SK Purna Tugas
Gatot menjelaskan, EB yang membawa bahan narkotika dari Oman itu selanjutnya dibawa ke kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat untuk diolah menjadi sabu siap edar dengan cara dimasak.
"Jadi WNA dari Irak ini seorang apoteker. Dia yang memasak methamphetamine yang dicampur dengan bahan lainnya seperti aseton, agar menjadi sabu yang akhirnya menjadi empat bungkus siap edar," terangnya.
Baca juga: Akibat Sex Beresiko! Kasus Monkeypox Bertambah di Indonesia
Selain WNA asal Irak, pihak Bea Cukai yang bekerjasama dengan Polresta Bandara Soetta juga menangkap tiga Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan mengedarkan ke wilayah Jawa Barat.
"Tiga pelaku lainnya berinisial UMY (28), DR (32) dan HK (43). Jadi keempat pelaku terancam hukuman mati atau seumur hidup," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









