Banten

Napi Perempuan Lapas Kelas IIA Tangerang Kabur, Sempat Terlihat di Tanah Tinggi

Noudhy Valdryno | 7 Desember 2023, 16:25 WIB
Napi Perempuan Lapas Kelas IIA Tangerang Kabur, Sempat Terlihat di Tanah Tinggi

AKURAT BANTEN - Seorang perempuan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tangerang masih belum ditemukan keberadaannya, setelah diketahui kabur sejak, Rabu (6/11/2023).

Hingga kini, petugas Lapas Kelas IIA yang telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum lainnya, masih menelusuri jejak pelarian tahanan tersebut.

Napi yang diketahui merupakan tahanan titipan dari Polsek Karawaci, Kota Tangerang yang sedang menjalani hukuman kasus penganiayaan tersebut, sempat diketahui warga di sekitar Tanah Tinggi, Kota Tangerang.

Baca Juga: Rakyat Menuntut Pemakzulan Presiden Jokowi, Tema Konsolidasi Para Tokoh Petisi 100

Seorang wanita yang diduga tahanan Lapas Kelas IIA tersebut, terlihat sedang berjalan di jalur perlintasan KRL Tangerang-Duri.

Warga yang baru mengetahui jika perempuan tersebut adalah napi, ketika adanya petugas Lapas yang sedang mencarinya.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwilkumham) Banten, Jalu Yuswa Panjang mengatakan, adanya kasus tersebut pihaknya akan menyampaikan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Tangerang.

"Langsung ke Kalapas II A ya, biar satu pintu saja informasinya. Kami juga akan komunikasi juga ke Kalapas II A Tangerang," ujar Jalu Yuswa saat dikonfirmasi Akurat Banten, Kamis (7/12/2023).

Baca Juga: Ramai-ramai Pendiri Partai Demokrat Dukung Pasangan AMIN, Demokrat Kebakaran Jenggot?

Sementara dikonfirmasi terpisah, Kalapas Kelas II A Tangerang, Yekti mengaku pihaknya masih dalam proses pencarian terhadap seorang napi wanita yang kabur tersebut.

Sejak awal diketahui adanya warga binaannya yang kabur, pihaknya juga telah bekerjasama dengan aparat penegak hukum lainnya untuk membantu proses pencarian.

"Untuk kondisi terkini, kami masih dalam proses pencarian lebih lanjut. Kami pun telah bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya. Mohon doa dan dukungannya ya. Terima kasih," ungkap Yekti.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.