Banten

Polisi Hentikan Kasus Tewasnya Sekeluarga di Ciputat Tangsel, Ayah Jadi Tersangka Pembunuhan Anak dan Istri

A. Zaki Iskandar | 8 Januari 2025, 09:35 WIB
Polisi Hentikan Kasus Tewasnya Sekeluarga di Ciputat Tangsel, Ayah Jadi Tersangka Pembunuhan Anak dan Istri

AKURAT BANTEN - Polisi menetapkan AF (31) sebagai tersangka dalam kasus tewasnya sekeluarga di Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Diketahui AF merupakan kepala keluarga yang diduga membunuh YL (28) selaku istri dan AH (3) selaku anak. 

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Kemas Muhammad Syawaludin Arifin menjelaskan AF menjadi korban sekaligus tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga: Polisi Beberkan Fakta Baru Kasus Sekeluarga Tewas di Ciputat Tangsel

"Iya korban dalam hal bunuh diri, tersangkanya dalam kasus menjerat anak dan istri," ujar Kemas, Senin (07/12/2024).

Meski demikian, kata Kemas, pihaknya tak bisa melanjutkan kasus ini sebab tersangka dalam kasus ini sudah meninggal dunia.

Baca Juga: Polisi Dalami Kasus Kematian Sekeluarga di Ciputat Tangsel, Hasil Forensik Segera Diumumkan

"Jelas tentunya kalau ada pembunuhan terduga pelakunya sudah meninggal, secara hukum harus dihentikan," paparnya.

Dugaan pembunuhan yang dilakukan AF terhadap istri dan anaknya. Dugaan itu menguat setelah adanya hasil visum pada jasad dan pemeriksaan digital forensik terhadap 3 buah ponsel milik korban.

Baca Juga: Balita Jadi Korban, KPAI Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Tewasnya Sekeluarga di Ciputat Tangsel

Dari hasil penyelidikan, kata Kemas, ketiga korban yang berinisial AF, YL dan AH memiliki luka di bagian. Namun, luka tersebut memiliki karakteristik yang berbeda. 

"Ditemukan luka dibagian leher disimpulkan sesuai dengan kasus korban penjeratan pada tubuh YL dan AH, lalu pada korban AF, ditemukan ciri ciri luka khas gantung diri," jelasnya.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Jasad Satu Keluarga di Ciputat Tangsel: Korban Terkunci di Dalam Rumah

Pada ponsel milik AF, didapati adanya pencarian google dengan kata kunci tutorial membunuh seseorang dengan waktu yang cepat.

"Barang bukti dalam hal ini AF mengunjungi situs website dengan judul penjelasan dokter soal racun yang ditenggak juragan sepatu di Mojokerto," tuturnya.

Baca Juga: Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Ciputat Tangsel

Ada pun motif tewasnya sekeluarga ini ditengarai dipengaruhi permasalahan ekonomi keluarga. AF diduga terlibat pinjaman dan judi online.

"Berdasarkan hasil digital forensik yang dilakukan terhadap tiga ponsel milik korban, didapati adanta 15 aplikasi pinjaman online yang ditemukan di hp korban AF," ungkap Kemas.

Baca Juga: Sekeluarga Tewas di Ciputat Tangsel, Ibu dan Anak Dimakamkan di Satu Liang Lahat

Namun, Kemas mengaku tidak mengetahui jumlah pinjaman online yang menjerat keluarga tersebut. Yang pasti, kata Kemas, AF telah terlibat utang online itu sejak tahun 2023. 

Sebagai informasi, sekeluarga di Kampung Poncol, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, ditemukan tewas di kediamannya pada Minggu (15/12/2024) siang.

Baca Juga: Kasus Bunuh Diri di Indonesia Meningkat, Ironisnya Sebagian Besar Korban dari Genarasi Muda

Jasad para korban ditemukan pertama kali oleh saudaranya yang berinisial Y dan N pada siang hari.

Saat ditemukan, jasad YL dan AH sudah terbujur kaku di dalam kamar. Sedangkan tubuh AF ditemukan tergantung tali yang mengikat di plafon dapur rumah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.