Tangsel Guyur Rp5,7 Miliar ke Serang, Nasib Sampah di TPAS Cilowong Akhirnya Beres?

AKURAT BANTEN – Polemik pembuangan sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang, akhirnya memasuki babak baru.
Setelah sempat terhambat urusan administrasi, Pemerintah Kota Tangsel resmi "mengguyur" dana Kompensasi Dampak Negatif (KDN) senilai Rp5,7 miliar kepada Pemerintah Kota Serang.
Langkah ini menjadi sinyal hijau kembalinya truk-truk oranye Tangsel melintasi jalur menuju Serang.
Namun, pertanyaannya: apakah kucuran miliaran rupiah ini benar-benar menjamin masalah sampah Tangsel tuntas sepenuhnya?
Dana Cair, Operasional Langsung Tancap Gas
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengonfirmasi bahwa realisasi anggaran KDN tersebut telah ditransfer ke kas Pemkot Serang.
Hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa pengiriman sampah yang sempat tersendat kini kembali berjalan.
"Dana KDN sebesar Rp5,7 miliar sudah kami transfer. Ini adalah komitmen kami agar kerja sama pengelolaan sampah tetap berjalan lancar," ujar Benyamin saat memberikan keterangan di Ciputat, Selasa (20/1/2026).
Meski KDN sudah terealisasi, Bang Ben—sapaan akrabnya—menyebutkan bahwa masih ada komponen biaya lain seperti bantuan keuangan (bankeu) dan tipping fee yang akan menyusul.
Skema pembayarannya tetap mengacu pada kesepakatan dan kebijakan dari pihak Pemkot Serang.
Target Ambisius 500 Ton per Hari
Pemerintah Kota Tangsel tampaknya ingin bergerak cepat membersihkan tumpukan sampah di wilayahnya.
Target ambisius pun dipatok: 500 ton sampah per hari harus bisa dibuang ke Cilowong.
Namun, realita di lapangan menunjukkan tantangan yang tidak mudah. Hingga saat ini, volume sampah yang baru bisa dikirim masih berkisar di angka 200 ton per hari.
Benyamin mengakui masih ada beberapa "pekerjaan rumah" teknis yang harus segera dibereskan.
"Kita pastikan proses ini berjalan secara bertahap. Penyesuaian teknis di lapangan, terutama terkait kesiapan armada transporter dari pihak ketiga, sedang kami rapikan agar pengangkutan lebih optimal," tegasnya.
Baca Juga: Heboh Kabar Rapel Kenaikan Gaji Pensiun 2026, Taspen Akhirnya Buka Suara: Simak Fakta Resminya!
Menanti Efektivitas di Hilir
Guyuran dana Rp5,7 miliar ini memang menjadi angin segar bagi kebersihan kota Tangsel.
Dengan jalur ke Cilowong yang kembali terbuka, ancaman penumpukan sampah di titik-titik transit Tangsel diharapkan berkurang drastis.
Namun, tantangan sesungguhnya adalah konsistensi. Ketergantungan Tangsel pada TPAS Cilowong menuntut manajemen pengangkutan yang presisi.
Masyarakat kini menanti, apakah dengan modal miliaran rupiah ini, manajemen sampah Tangsel akan menjadi lebih profesional ataukah kendala administrasi serupa akan kembali terulang di masa depan.
Untuk saat ini, warga Tangsel setidaknya bisa sedikit bernapas lega.
Truk-truk pengangkut sudah kembali beroperasi, membawa ribuan meter kubik sampah menjauh dari pemukiman warga menuju hilir yang telah disepakati (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







