Banten

Kekeringan di Kabupaten Pandeglang Meluas, 20.639 KK Mengalami Krisis Air Bersih

Elza Hayarana Sahira | 4 Oktober 2023, 19:35 WIB
Kekeringan di Kabupaten Pandeglang Meluas, 20.639 KK Mengalami Krisis Air Bersih

AKURAT BANTEN - Kekeringan di Kabupaten Pandeglang, Banten, meluas. Saat ini, sudah ada 99 desa yang tersebar di 26 kecamatan yang mengalami krisis air bersih. 

Dari jumlah itu, sebanyak 21.174 jiwa dari total 20.639 Kepala Keluarga (KK) terkena dampak kekeringan.  

Dari 26 kecamatan itu, yang terdampak bencana kekeringan di antaranya adalah Cadasari, Sukaresmi, Cikeusik, Mandalawangi, Patia, Sobang, Angsana, Karangtanjung, Panimbang, Banjar, Picung, Sindangresmi, Cibitung, Pagelaran, Pandeglang, Saketi, Bojong, Majasari, Munjul, Cigeulis, Kaduhejo, Cibaliung, Mekarjaya, Koroncong, Labuan, dan Kecamatan Cisata.

Baca jugaPolisi Ungkap Temuan Baru Kasus Perundungan Siswa SMP di Cilacap

Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, bahwa dari 99 desa terdapat 12 desa yang belum mendapatkan pasokan air bersih.

"Penyebabnya. Karena, banyaknya desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih. Sementara, armada kita terbatas," kata Rian, Rabu (4/10/2023).

Menurutnya, dalam satu hari, belum tentu semua usulan permohonan air bersih ini dapat tercover. Terlebih, desa yang terdampak bencana kekeringan semakin bertambah.

Baca juga: Pria Rebahan di Rel Terlindas KRL di Serpong, Diduga Bunuh Diri

“Selama satu hari penuh, kami hanya mampu mendistribusikan air bersih di lima lokasi. Sedangkan, usulan setiap harinya sebanyak 10 pemohon di beberapa desa," ungkapnya.

Untuk memenuhi pemohon air bersih, pihaknya kerap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Tujuannya, agar beberapa pihak, baik dari swasta, organisasi atau lembaga dan Pemprov Banten ikut membantu untuk mengirimkan pasokan air bersih.

"Selama ini kita mendapatkan bantuan pendistribusian air bersih terhadap warga, dari pihak swasta, organisasi atau lembaga, serta dari Pemprov Banten juga ikut membantu,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.