Oknum Panwaslu di Lebak Terjerat Narkoba, Secara Etik Harus Dipecat

AKURAT BANTEN – Kasus penyalahgunaan narkoba yang diduga dilakukan oknum anggota Pengawas Pemilu Kelurahan/Desa (PKD) di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Banten, terus menuai sorotan.
Menurut praktisi dan akademisi hukum dari Fakultas Hukum dan Sosial Universitas Mathla’ul Anwar, Agus Ruhban Tabriwindarta, perbuatan oknum itu, selain bentuk pelanggaran hukum juga menyangkut moralitas hidup.
“Jujur saya cukup prihatin, dan ini merupakan preseden buruk bagi lembaga penyelenggara Pemilu,” kata Agus Ruhban Tabriwindarta, kepada wartawan, Senin (30/10/2023).
Baca Juga: Aktivitas KBM SDN 1 Tambak Tak Maksimal sejak Ditumpangi SMPN 6 Filial
Menurut dia, oknum itu harus diberi efek jera, selain tentunya menjalani hukum sebagaimana yang berlaku.
Oknum itu juga harus segera diberhentikan dari jabatannya, karena kasusnya bukan hanya sebatas pelanggaran hukum, tetapi juga menyangkut moralitas.
“Sebagaimana sumpahnya, seharusnya oknum itu bisa menjaga nama baik lembaga penyelenggara Pemilu, bukan malah mencorengnya,” ujarnya.
Diberitakan, Satresnarkoba Polres Lebak menangkap dua tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Keduanya ditangkap, pada Selasa 23 Oktober 2023.
Menanggapi hal itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lebak, Dedi Hidayat membenarkan ada oknum Panwaslu yang ditangkap karena diduga terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Pembangunan Masjid dan Gereja di Perumahan Citra Maja Raya 2 Habiskan Rp20 Miliar
"Anggota Panwaslu atau PKD itu cuma satu. Sedangkan satunya lagi bukan dari Staff Sekretariat Panwascam Panggarangan," ujarnya.
Terkait tindak lanjut pasca oknum Panwaslu itu ditangkap karena diduga terjerat penyalahgunaan narkoba. Pihaknya akan melakukan pengkajian terlebih, apakah yang bersangkutan melanggar kode etik atau tidak.
“Jika terbukti melanggar kode etik, maka kami akan lakukan pergantian antara waktu atau PAW,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









