Rencana Audit Keuangan BUMDes oleh Akuntan Publik Panen Dukungan di Lebak

AKURAT BANTEN - Rencana Kementerian PDTT bersama Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), mendorong agar laporan keuangan BUMDes dapat diaudit oleh akuntan publik mendapat respon masyarakat luas di Kabupaten Lebak, Banten.
Respon dari masyarakat tersebut bukanlah tanpa sebab. Mereka menilai perkembangan BUMDes di Kabupaten Lebak sulit untuk berkembang, selama pengelolanya tidak serius, paham managemen dan kebutuhan pasar.
"Selain memiliki keseriusan menjalankan usahanya, pengurus BUMDes yang di modali anggaran APBdes ini harus paham dan tahu kebutuhan pasar. Artinya mereka ini harus memiliki keahlian bisnis termasuk maketing pemasaran prodak usaha BUMDes yang dikelola," kata Marpausi, kepada Akurat Banten, Jumat (1/3/2024).
Baca Juga: Ada Pohon Tumbang, Perjalanan Kereta Api Rute Rangkasbitung-Tanah Abang hanya Sampai Sudimara
Menurut Marpausi, ingat Kabupaten Lebak memiliki segudang potensi yang bisa digali untuk dijadikan usaha dan sumber pendapatan asli desa. Ia mengaku sepakat bila keuangan BUMDes dilakukan audit oleh akuntan publik.
"Saya sepakat, audit keuangan BUMDes oleh akuntan publik. Kalau audit itu terjadi kami masyarakat Lebak mengapresiasi terobosan Kemendes PDTT, dan kami yakin pengelolaan keuangan usaha milik desa bisa dipertanggungjawabkan," katanya.
"Begitu juga sebaliknya, jika ada penyimpangan keuangan maka akan bisa diketahui dan kami minta untuk ditindaklanjuti untuk mencegah terjadinya kerugian keuangan negara," jelasnya.
Baca Juga: Brentford vs Chelsea: Prediksi, Kondisi Tim, Head to Head dan Link Live Streaming Gratis Terpercaya
Sebelumnya, Kementerian PDTT bareng IAPI mendorong laporan keuangan BUMDes di audit oleh akuntan publik.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kemendes PDTT, Ivanovich Agusta di Workshop Laporan Keuangan BUM Desa Bersama lkd, Rabu (21/2/2024).
Dia menjelaskan saat ini sudah 2 BUMDes Bersama lkd di Jawa Timur yang masuk kantor akuntan publik.
Selanjutnya bulan depan menyusul 7 BUM Desa Bersama lkd lainnya dari Banten dan Jawa Timur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









