Banten

Rencana Audit Keuangan BUMDes oleh Akuntan Publik Panen Dukungan di Lebak

Ratu Tiarasari | 1 Maret 2024, 19:51 WIB
Rencana Audit Keuangan BUMDes oleh Akuntan Publik Panen Dukungan di Lebak

AKURAT BANTEN - Rencana Kementerian PDTT bersama Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), mendorong agar laporan keuangan BUMDes dapat diaudit oleh akuntan publik mendapat respon masyarakat luas di Kabupaten Lebak, Banten.

Respon dari masyarakat tersebut bukanlah tanpa sebab. Mereka menilai perkembangan BUMDes di Kabupaten Lebak sulit untuk berkembang, selama pengelolanya tidak serius, paham managemen dan kebutuhan pasar.

"Selain memiliki keseriusan menjalankan usahanya, pengurus BUMDes yang di modali anggaran APBdes ini harus paham dan tahu kebutuhan pasar. Artinya mereka ini harus memiliki keahlian bisnis termasuk maketing pemasaran prodak usaha BUMDes yang dikelola," kata Marpausi, kepada Akurat Banten, Jumat (1/3/2024). 

Baca Juga: Ada Pohon Tumbang, Perjalanan Kereta Api Rute Rangkasbitung-Tanah Abang hanya Sampai Sudimara

Menurut Marpausi, ingat Kabupaten Lebak memiliki segudang potensi yang bisa digali untuk dijadikan usaha dan sumber pendapatan asli desa. Ia mengaku sepakat bila keuangan BUMDes dilakukan audit oleh akuntan publik.

"Saya sepakat, audit keuangan BUMDes oleh akuntan publik. Kalau audit itu terjadi kami masyarakat Lebak mengapresiasi terobosan Kemendes PDTT, dan kami yakin pengelolaan keuangan usaha milik desa bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

"Begitu juga sebaliknya, jika ada penyimpangan keuangan maka akan bisa diketahui dan kami minta untuk ditindaklanjuti untuk mencegah terjadinya kerugian keuangan negara," jelasnya.

Baca Juga: Brentford vs Chelsea: Prediksi, Kondisi Tim, Head to Head dan Link Live Streaming Gratis Terpercaya

Sebelumnya, Kementerian PDTT bareng IAPI mendorong laporan keuangan BUMDes di audit oleh akuntan publik.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kemendes PDTT, Ivanovich Agusta di Workshop Laporan Keuangan BUM Desa Bersama lkd, Rabu (21/2/2024).

Dia menjelaskan saat ini sudah 2 BUMDes Bersama lkd di Jawa Timur yang masuk kantor akuntan publik.

Selanjutnya bulan depan menyusul 7 BUM Desa Bersama lkd lainnya dari Banten dan Jawa Timur.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.