Bukan Sekadar Taman, Kebun Raya Jagatnatha Ungkap Jiwa Religius Orang Bali

AKURAT BANTEN – Jika Anda sedang merencanakan liburan ke Bali, mungkin sudah bosan dengan keramaian Kuta atau padatnya Ubud.
Tapi tahukah Anda bahwa di barat Pulau Dewata, tepatnya di Kabupaten Jembrana, terdapat sebuah destinasi alam yang unik sekaligus sarat nilai spiritual? Namanya Kebun Raya Jagatnatha.
Baca Juga: Gara-gara Pesawat Delay, Ridwan Kamil Dikeroyok Penumpang di Bandara Bali, Kok Bisa?
Terletak di Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kebun Raya Jagatnatha berdiri megah di atas lahan seluas 5,8 hektare.
Lokasinya sangat strategis, karena berada di jalur utama Denpasar–Gilimanuk, serta hanya sepelemparan batu dari pusat pemerintahan Kabupaten Jembrana.
Ini menjadikannya sebagai kebun raya kedua di Indonesia setelah Kebun Raya Bogor yang berdiri di tengah wilayah perkotaan.
Namun, daya tarik Kebun Raya Jagatnatha bukan hanya pada lokasinya yang mudah diakses. Tempat ini merupakan perpaduan unik antara konservasi alam, edukasi, dan nuansa religius khas Bali.
Tidak seperti taman biasa, Kebun Raya Jagatnatha menawarkan pengalaman yang memperkaya wawasan pengunjung, terutama di bidang botani dan lingkungan hidup.
Berwisata ke Kebun Raya Jagatnatha bukan hanya soal menikmati pemandangan hijau atau berfoto Instagramable.
Di sini, pengunjung bisa belajar tentang berbagai jenis tanaman tropis yang dikoleksi untuk tujuan konservasi dan penelitian.
Berbagai spesies tumbuhan endemik Bali dan Indonesia bagian timur bisa ditemukan, lengkap dengan papan informasi yang menjelaskan nama ilmiah hingga manfaatnya.
Baca Juga: Update! Tim SAR Temukan Korban Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali
Fungsi pendidikan ini sangat cocok untuk wisata keluarga maupun kunjungan pelajar.
Tidak jarang, Kebun Raya Jagatnatha menjadi lokasi penelitian mahasiswa, atau kegiatan studi lapangan sekolah yang ingin mengenalkan pentingnya menjaga alam sejak dini.
Sebagai bagian dari budaya Bali yang terkenal religius, Kebun Raya Jagatnatha juga memiliki nilai spiritual yang kuat.
Di dalamnya terdapat Pura Jagatnatha, tempat peribadatan umat Hindu yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat sekitar.
Baca Juga: Tenggelam di Dasar Laut Selat Bali, Tim SAR Sisir Bangkai KMP Tunu Pratama Jaya
Keberadaan pura ini tidak hanya menambah nilai historis dan budaya, tetapi juga mempertegas bahwa Bali tak bisa dilepaskan dari keseimbangan antara manusia, alam, dan Tuhan.
Konsep ini sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana, yang menekankan keharmonisan antara manusia dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta.
Tidak heran, saat berjalan menyusuri taman, pengunjung akan merasakan ketenangan tersendiri yang jarang ditemukan di tempat wisata lain.
Karena lokasinya berada di tengah kota Jembrana, fasilitas di Kebun Raya Jagatnatha pun sudah cukup lengkap.
Area parkir luas, toilet bersih, dan jalur pejalan kaki yang rapi membuat pengalaman berkunjung jadi nyaman.
Tak hanya cocok untuk wisata harian, tempat ini juga ideal untuk piknik keluarga, hunting foto, atau sekadar melepas penat dari rutinitas kerja.
Kebun Raya Jagatnatha adalah bukti bahwa wisata alam bisa berpadu harmonis dengan nilai edukasi dan budaya.
Bagi Anda yang ingin merasakan sisi lain Bali yang lebih tenang dan bermakna, destinasi ini layak masuk dalam daftar perjalanan Anda.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026





