Banten

MacBook Neo Resmi Dirilis Apple Laptop Mac Termurah dengan Chip A18 Pro dan Fitur AI Canggih

Riski Endah Setyawati | 8 Maret 2026, 09:59 WIB
MacBook Neo Resmi Dirilis Apple Laptop Mac Termurah dengan Chip A18 Pro dan Fitur AI Canggih
Ilustrasi MacBook Neo Resmi Dirilis Apple Laptop Mac (Istimewa)

Akurat Banten - Apple kembali memperluas jajaran perangkat komputernya dengan memperkenalkan laptop terbaru bernama MacBook Neo yang diposisikan sebagai pilihan Mac paling terjangkau di kelasnya.

Meski ditujukan sebagai perangkat entry-level, laptop ini tetap membawa berbagai teknologi khas Apple yang selama ini menjadi ciri utama lini MacBook.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan melalui situs resmi Apple pada Sabtu waktu setempat, MacBook Neo mengandalkan chip Apple A18 Pro sebagai otak utama perangkat.

Chip tersebut dirancang dengan prosesor enam inti yang terdiri dari dua inti performa tinggi dan empat inti efisiensi untuk menjaga keseimbangan antara kinerja dan konsumsi daya.

Baca Juga: Iran Klaim Hantam 14 Pangkalan Militer AS dan Target Vital Israel di Timur Tengah

Selain CPU yang cukup bertenaga, Apple juga menyematkan GPU lima inti yang telah mendukung teknologi hardware-accelerated ray tracing sehingga mampu menghasilkan grafis lebih realistis.

Kemampuan grafis tersebut juga dipadukan dengan Neural Engine berkapasitas 16 inti yang dirancang untuk memproses berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Dengan dukungan tersebut, MacBook Neo diproyeksikan mampu menjalankan berbagai aplikasi modern yang memanfaatkan teknologi AI dengan lebih optimal.

Apple juga menyebutkan bahwa chip ini memiliki bandwidth memori hingga 60GB per detik sehingga memungkinkan proses pertukaran data berlangsung lebih cepat dan efisien.

Untuk kebutuhan memori, MacBook Neo menggunakan unified memory berkapasitas 8GB yang terintegrasi langsung dengan chip sehingga meningkatkan efisiensi kinerja sistem.

Sementara untuk ruang penyimpanan, Apple menyediakan dua opsi SSD yakni kapasitas 256GB dan 512GB yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengguna.

Baca Juga: Gojek Dorong Mobilitas Ramadan Lewat GoRide dan GoCar, Perjalanan Silaturahmi Jadi Lebih Mudah

Performa multimedia pada perangkat ini juga diperkuat dengan kehadiran media engine khusus di dalam chip.

Mesin tersebut mampu memberikan akselerasi perangkat keras untuk berbagai format video populer seperti H.264, HEVC, ProRes, ProRes RAW, hingga AV1.

Dengan dukungan ini, MacBook Neo diharapkan mampu menangani aktivitas pengolahan video maupun streaming dengan lebih lancar.

Beralih ke sektor visual, laptop ini mengusung layar Liquid Retina berukuran 13 inci atau sekitar 33 sentimeter.

Panel yang digunakan merupakan teknologi IPS dengan resolusi 2408 x 1506 piksel serta tingkat kerapatan mencapai 219 piksel per inci.

Apple menyatakan layar tersebut mampu menghasilkan tampilan yang tajam sekaligus kaya warna.

Kecerahan layar dapat mencapai hingga 500 nit sehingga tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.

Selain itu, layar MacBook Neo juga mendukung hingga satu miliar warna dalam ruang warna sRGB yang membuat tampilan gambar terlihat lebih hidup.

Baca Juga: Konflik Makin Rumit Rusia Diduga Bocorkan Intelijen ke Iran untuk Targetkan Pasukan AS

Untuk menunjang aktivitas komunikasi, perangkat ini dibekali kamera FaceTime HD dengan resolusi 1080p.

Kamera tersebut dirancang untuk memberikan kualitas gambar yang lebih jelas ketika digunakan dalam panggilan video atau konferensi daring.

Apple juga menambahkan sistem mikrofon ganda dengan teknologi beamforming yang berfungsi memfokuskan suara pengguna sekaligus mengurangi gangguan kebisingan di sekitar.

Pada sisi audio, MacBook Neo dilengkapi speaker ganda yang mendukung teknologi Spatial Audio dan Dolby Atmos.

Kombinasi teknologi tersebut memungkinkan pengguna menikmati pengalaman suara yang lebih imersif saat menonton film, mendengarkan musik, maupun bermain gim.

Dalam hal konektivitas, Apple menyematkan dua port USB-C yang dapat digunakan untuk pengisian daya maupun menghubungkan berbagai aksesori.

Salah satu port mendukung standar USB 3 dengan kecepatan transfer data hingga 10Gbps serta kompatibel dengan DisplayPort.

Sementara port lainnya menggunakan standar USB 2 dengan kecepatan hingga 480Mbps.

Laptop ini juga tetap mempertahankan jack audio 3,5 mm yang memungkinkan pengguna menghubungkan headphone atau perangkat audio lainnya.

MacBook Neo juga mampu terhubung dengan layar eksternal beresolusi hingga 4K pada refresh rate 60Hz.

Pengguna tetap dapat menggunakan layar internal laptop dengan resolusi penuh secara bersamaan.

Dari sisi daya tahan, Apple membekali perangkat ini dengan baterai lithium-ion berkapasitas 36,5 watt-hour.

Baterai tersebut diklaim mampu bertahan hingga 16 jam ketika digunakan untuk memutar video.

Sementara untuk aktivitas menjelajah internet melalui jaringan nirkabel, laptop ini dapat bertahan hingga sekitar 11 jam pemakaian.

Apple juga menyertakan adaptor daya USB-C berdaya 20W serta kabel pengisian sepanjang 1,5 meter dalam paket penjualan.

MacBook Neo hadir dalam empat pilihan warna menarik yaitu silver, blush, citrus, dan indigo.

Laptop ini menjalankan sistem operasi macOS yang sudah dilengkapi berbagai aplikasi bawaan Apple serta integrasi teknologi Apple Intelligence.

Untuk harga, varian penyimpanan 256GB dipasarkan dengan banderol 599 dolar AS atau sekitar Rp10 juta.

Sementara model dengan kapasitas 512GB dijual dengan harga 699 dolar AS atau sekitar Rp11,8 juta.

Apple menargetkan MacBook Neo sebagai perangkat yang cocok bagi pengguna baru yang ingin mencoba ekosistem Mac maupun pelajar yang membutuhkan laptop andal dengan harga lebih terjangkau.

“Dibuat dari awal agar lebih terjangkau bagi lebih banyak orang, MacBook Neo adalah laptop yang hanya bisa dibuat oleh Apple. Tidak ada laptop lain yang seperti ini,” ujar Senior Vice President Hardware Engineering Apple, John Ternus.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.