Brand Erspo Dituntut Boikot Setelah Gandeng Azizah Salsha di JFW 2026 Kronologi Lengkap Terungkap

AKURAT BANTEN - Brand fashion olahraga lokal Erspo tengah berada di pusaran kontroversi setelah memilih Azizah Salsha sebagai muse untuk gelaran Jakarta Fashion Week 2026 (JFW 2026).
Keterlibatan Azizah dalam kampanye ini menuai reaksi keras dari publik, hingga berujung pada permohonan maaf resmi dari pihak Erspo.
Erspo mengumumkan keikutsertaan mereka di JFW 2026 sebagai peserta dan menggandeng beberapa figur publik.
Salah satu yang paling disorot adalah Azizah Salsha.
Baca Juga: Pratama Arhan Resmi Bercerai dengan Azizah Salsha di PA Tangerang
Dalam pagelaran tersebut, ia tampil mengenakan koleksi olahraga padel dari Erspo crop tank top putih dipadukan dengan rok mini hijau toska yang memunculkan citra sporty sekaligus glamor.
Namun, kehadiran Azizah tembus sorotan publik karena sejumlah persoalan pribadi yang tengah membelitnya, termasuk gugatan cerai dari Pratama Arhan pada 29 September 2025 dan isu relasi baru yang bermunculan setelah itu.
Warganet kemudian mempertanyakan keputusan Erspo memilih Azizah sebagai muse menganggap bahwa brand kurang selektif dalam memilih figura publik sebagai wajah kampanye.
Situasi makin memburuk ketika seorang host live Erspo di platform TikTok mengeluarkan pernyataan, “Komentar kalian tidak mematikan rezeki kami.”
Pernyataan tersebut memancing kemarahan publik dan memperparah respons negatif terhadap brand.
Merespon gelombang kritik dan seruan boikot, Erspo akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi melalui akun TikTok @erspo.official pada 8 November 2025.
Brand tersebut meminta maaf secara terbuka.
“Dengan ini, kami memohon maaf dengan tulus atas keterlibatan beberapa talent (muse). Pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga bagi kami untuk memperkuat proses pemilihan talent ke depannya agar lebih selektif dan bertanggung jawab.”
Baca Juga: Skandal Azizah Salsha Kebanyakan! Pratama Arhan Ceraikan Zize Tanpa Koar-koar di PA Tigaraksa
Pernyataan itu juga mencakup permintaan maaf atas pernyataan host live yang dianggap kurang pantas atau menyinggung pihak mana pun.
Evaluasi internal dilakukan dan sanksi akan diterapkan agar kejadian serupa tidak terulang.
Kisah ini bukan sekadar drama selebritas dan brand, tetapi juga cermin bagaimana perilaku publik dan reputasi figur dapat berdampak kuat terhadap citra merek.
Untuk konsumen, terutama di wilayah seperti Banten, ini menjadi pengingat agar lebih kritis ketika memilih produk lokal termasuk bagaimana brand melakukan seleksi wajah publik dan cara brand merespon krisis.
Baca Juga: Azizah Salsha Lebaran Sendirian, Mertua Pratama Arhan: Enggak Ada Libur Lebaran
Brand lokal semakin dituntut selain kualitas produk, juga soal kepedulian terhadap nilai sosial dan reputasi.
Ketika satu keputusan model/muse saja dapat menimbulkan boikot, maka kesiapan brand dalam manajemen krisis menjadi penting.
Erspo kini tengah memperbaiki citra setelah keputusannya menggandeng Azizah Salsha sebagai muse di JFW 2026 memicu kontroversi dan boikot.
Brand telah meminta maaf dan berjanji memperketat proses seleksi talent ke depan. Bagi pembaca di Banten, ini bukan hanya berita hiburan.
Baca Juga: Azizah Salsha Ketahuan Selingkuh Tepat di Satu Tahun Pernikahannya, Ini Respon Pratama Arhan
Ini pelajaran bahwa pilihan representasi publik pada brand dapat membawa risiko besar baik bagi brand maupun kepercayaan konsumen.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










