Genderang Perang Telah Ditabuh? Pernyataan Keras Mega Vs Jokowi, Begini Kata Yenny Wahid

AKURAT BANTEN - Menanggapi sindiran Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada 'penguasa' yang dinilainya seperti Orde Baru meski mereka belum lama berkuasa, Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid ikut menanggapi hal ini.
Menurut Yenny bahwa setiap pergantia kepemimpinan dinegeri ini memiliki ciri khas dan karakteristik masing-masing untuk mencapai Indonesia yang sejahtera, dia pun berbicara tentang kontribusi seluruh presiden RI kepada kemajuan bangsa.
"Bagi saya setiap pemerintahan itu punya ciri khasnya sendiri, punya kontribusinya sendiri bagi pembangunan indonesia. Mulai dari Bung Karno sendiri punya kontribusi besar memimpin Indonesia dari masa transisi dari bangsa terjajah menjadi bangsa merdeka. Pak Harto meletakkan dasar-dasar pembangunan ekonomi di Indonesia," kata Yenny di Kantor TPN di Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/11).
- Baca Juga: 5 Pernyataan Keras Presiden Ke-5 Megawati Soekarno Kepada Jokowi
- Baca Juga: Bendungan Karian Seperti Lagu Mbah Surip Bangun Tidur 8 Tahun, Tenggelamkan 4 Kampung di Lebak Banten
- Baca Juga: Diperkuat Bison, Barisan 8 Center Siap Menangkan Prabowo - Gibran Satu Putaran di Pilpres 2024
"Lalu Pak Habibie membawa kita terbang menjelajah alam imajinasi kita berbekal teknologi. Gus Dur meletakkan dasar demokrasi toleransi, juga membuka istana untuk seluruh rakyat negeri. Ibu Mega membangun pranata-pranata dan institusi-institusi demokrasi dan penegakan hukum."
"Pak SBY memastikan supremasi sipil tetap dipegang teguh, dan militer tidak kembali berpolitik praktis. Pak Jokowi ini membangun ekonomi dengan lompatan yang sangat luar biasa, termasuk di dalamnya soal kedaulatan ekonomi dan hilirisasi," beber putri almarhum Gus Dur ini.
Yenny menuturkan, untuk Presiden ke-8 RI, tantangan yang harus dihadapi, yakni kesejahteraan hingga penegakan hukum yang perlu menjadi fokus utama.
"Nah, tantangan ke depan, pemimpin ke depan kita lihat bahwa persoalan kesejahteraan, persoalan penegakan hukum, persoalan antikorupsi, masih menjadi agenda yang harus kita teruskan," ucap Yenny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 5Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 6UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 7Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 8Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 9Bruno Fernandes Jadi Beban MU? Legenda Setan Merah Minta Carrick Berani Cadangkan Sang Kapten
- 10Kalah dari IShowSpeed, Eberechi Eze Dihukum Tiru Selebrasi Cristiano Ronaldo! Siap Pamer “Siuuu” di Emirates?









