SAHRONI: Media Center Indonesia Maju Ala Jokowi, Tempat Mengklarifikasi Berbagai Berita Bohong Pemerintah!

AKURAT BANTEN - Ketika Media Center Indonesia Maju atau Media Center Dinasti ala Jokowi ini, Langsung banyak para politisi negeri ini memberikan tanggapannya karena munculnya tiba-tiba ditengah anaknya menjadi sorotan ketika menjadi Cawapresnya Prabowo Subianto.
Biasanya Media Center dibentuk karena ada bencana atau ketika diperlukan saat terjadi kegentingan di negeri ini, Apakah Jokowi sedang menghadapi Bencana Politik karena sudah banyak orang terdekatnya membongkar buruknya kepemimpinan beliau?
Pertanyaan yang hiruk-pikuk diberbagai media pun marak mempertanyakan tentang pengawasan Media Center bentukan pemerintah Jokowi ini karena tidak ada badan terkait yang mengawasinya. Sehingga di khawatirkan mereka menyampaikan dengan versinya sendiri.
Atau apakah nantinya untuk menyampaikan kepentingan dinastinya kemudian secara terus menerus untuk mengklarifikasi tidak ada kecurangan pemilu padahal padahal di lapangan sangat masif kecurangan itu, Seperti akal-akalan kasus kecurangan Pemilu 2019 priode ke dua demi kemenangan Jokowi Atau Bisa juga Media Center pemenangan Prabowo-Gibran?
Sahroni tertawa ketika diminta tanggapan terkait berdirinya Media Center Indonesia. Ia mengaku tidak paham alasan pemerintah harus mendirikan media center terlebih jelang hari pencoblosan 14 Februari 2024.
"Berkaitan tentang apa? Emang kenapa dengan pemerintah pusat? Ada masalah beratkah harus demikian membuat media center?" kata Sahroni seraya tertawa ketika dikonfirmasi.
- Baca Juga: Setelah Kantor PSI di Geruduk Massa, Ade Armando Minta Maaf Karena Telah Menghina Dinasti DIY
- Baca Juga: Ternyata Ada 3 Jenis Kesombongan Yang Diperbolehkan Dalam Islam
- Baca Juga: FITNAH Kubu GIBRAN: Pasangan AMIN Yang Mengajukan di Tiadakannya Debat Capres Dan Cawapres
Bendahara Umum NasDem, Ahmad Sahroni, menanggapi diresmikannya Media Center Indonesia Maju pada Senin (4/11). Menteri Investasi Bahlil Lahadalia hadir langsung dalam peresmian media center ini.
Legislator asal Tanjung Priok ini juga tidak paham mengapa harus Bahlil yang hadir dalam peresmian Media Center Indonesia Maju. Ia menyarankan Bahlil agar fokus mengerjakan tugasnya sebagai Menteri Investasi.
"Pak Bahlil fokus aja sama ilegal mining masih banyak yang perlu dibenahi," ucap Sahroni.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini lantas menyoroti masalah pengaduan masyarakat yang marak di media sosial. Menurutnya, pemerintah masih lambat dalam melayani masyarakat.
"Yang ada pengaduan secara sistemik media sosial saja belum langsung direspons secara cepat,Media center biar Kominfo yang cocok urusin," tegas Sahroni
Lebih jauh, Sahroni menanggapi soal media center ini akan menjadi tempat pemerintah untuk mengklarifikasi berbagai berita bohong atau hoaks. Ia heran dengan tujuan dibentuknya media center ini.
"Siapa yang jamin tidak ada hoaks? Pak Bahlil ngelawak aja. Apa pun bentuknya media sosial selama buzzer masih banyak maka hoaks bertebaran kapan aja dan di mana aja," kata Sahroni.
"Bahlil fokus aja sama ilegal mining, jangan urusin media center," tutup dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










