Banten

Viral di Media Sosial Sejumlah Titik di Kota Medan, Terpampang Spanduk Bertuliskan Tolak Cawapres Asam Sulfat

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 8 Desember 2023, 03:08 WIB
Viral di Media Sosial Sejumlah Titik di Kota Medan, Terpampang Spanduk Bertuliskan Tolak Cawapres Asam Sulfat

AKURAT BANTEN - Diketahui sebelumnya Gibran sempat menjadi sorotan lantaran salah sebut terkait kebutuhan nutrisi ibu hamil. Gibran menyebut ibu hamil harus dilakukan pengecekan terkait kadar asam sulfat.

Hal itu disampaikan Gibran dalam acara Diskusi Ekonomi Kreatif yang digelar di Jakarta Selatan, Minggu (3/12). Potongan video ucapan Gibran itu pun viral di media sosial lantaran asam sulfat dinilai cukup berbahaya bagi tubuh.

"Lalu ketika hamil harus dicek, misalnya asam sulfat, yodiumnya terpenuhi nggak," kata Gibran.

Ditemui terpisah, Gibran menyadari kesalahan pengucapan tersebut. Dia pun meminta maaf atas hal tersebut.

"Oke oke, ya mohon maaf, mohon dikoreksi ya," kata Gibran kepada wartawan di GBK Arena, Jakarta, Senin (4/12).

Gibran mengatakan seharusnya dirinya mengucapkan asam folat bukan asam sulfat. Dia kembali meminta maaf dan memohon koreksi terkait pengucapan tersebut.

"Asam folat, sorry sorry ya, maaf, mohon dikoreksi," ujarnya.

Mengetahui adanya ucapan gibran yang salah tersebut, Mungkin karena lupa atau keterbatasannya terhadap ilmu pengetahuan tertentu akhirnya menjadi lelucon atau bahan olok-olokan di banyak media sosial.

Sebuah video yang menampilkan spanduk bertuliskan 'Tolak Cawapres Asam Sulfat' viral di media sosial. Spanduk tersebut terdapat di sejumlah titik di Kota Medan.

Spanduk - panduk tersebut terlihat di beberapa tempat, Antara lain:
• Jalan Mongonsidi, Medan Polonia
• Jalan Setia Budi arah simpang Pemda, Medan Selayang.

Setelah berita ini diturunkan, belum diketahui jumlah sepanduk yang dipasang dan berapa spanduk yang telah di turunkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.