Sadis! Istri di Bunuh Dan di Mutilasi Menjadi 10 Bagian Oleh Suami di Malang

AKURAT BANTEN - Peristiwa pembunuhan disertai mutilasi itu terjadi pada Sabtu (30/12/2023) siang di rumah pelaku Jalan Serayu, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, sedangkan korban Ni Made Sutarini berasal dari Dusun Banda, Desa Takmung, Klungkung, Bali.
Pembunuhan tersebut terungkap setelah pelaku menyerahkan diri ke Polsek Blimbing pada Minggu (31/12/2023) sekitar pukul 08.45 WIB.
Dalam keterangannya, pelaku melakukan aksinya dengan memakai pisau besar (parang) dan pisau kecil, pelaku mengaku memutilasi jenazah istrinya menjadi 10 bagian.
Lalu, potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam ember yang ada di halaman rumah.
Melansir TribunBali.com, Salah seorang tetangga bernama Endah menuturkan sosok James dikenal temperamental dan kerap melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
“Sering KDRT,” ujar Endah.
James lanjut Endah juga diketahui jarang bergaul dengan masyarakat sekitar rumah tinggalnya.
“Antisosial, enggak kenal tetangga,” ujar Endah.
- Baca Juga: Khofifah Indar Parawansa Tidak Menyambut Prabowo Saat Kampanye di Salah Satu Ponpes Jawa Timur
- Baca Juga: Kader Partai Demokrat Susilawati Diduga Berkomentar Rasis Saat Anies Baswedan Live di Tiktok
- Baca Juga: Hotman Paris Blak-blakan Soal Pilot, Ada Pramugari Tidak Dikasi Jadwal Terbang Karena Nolak Bobo
Saat ini, JM telah ditahan di Mapolres Malang Kota, Jawa Timur, setelah menyerahkan diri ke Mapolsek Blimbing, Malang.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto, mengungkapkan bahwa JM menggunakan pisau besar (parang) dan pisau kecil untuk memotong tubuh Ni Made Sutarini pada 30 Desember.
Setelah korbannya meninggal dunia, JM melanjutkan aksinya dengan memotong tubuh menjadi 10 bagian.
Namun, apa yang mendorong JM, seorang pensiunan dari salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melakukan perbuatan kejam ini?
JM lahir di Surabaya pada 10 Juni 1962. Informasi ini menggambarkan bahwa pelaku tidak terlihat seperti orang yang memiliki latar belakang kriminal atau perilaku kejam.
Sebagai seorang pensiunan, JM seharusnya menikmati masa pensiunnya dengan damai.
Namun, menurut Kompol Danang Yudanto, JM dikenal sebagai sosok yang temperamental oleh para tetangganya dalam kehidupan sehari-hari.
Masalah rumah tangga tampaknya menjadi salah satu pemicu perubahan drastis dalam kepribadian JM.
Ketidakstabilan emosionalnya membawanya pada tindakan kejam yang mengguncang warga Serayu, Malang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Haaland Langgar Aturan Aneh Maresca di Liga Champions, Tapi Justru Jadi Pahlawan Man City di Tengah Kekalahan
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









