Banten

Presiden Jokowi Hanya Tertawa Ketika di Tanya Tanggapannya Atas Pernyataan Anies Masalah Etik

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 8 Januari 2024, 13:15 WIB
Presiden Jokowi Hanya Tertawa Ketika di Tanya Tanggapannya Atas Pernyataan Anies Masalah Etik

AKURAT BANTEN - Masalah etik memang sering ditujukan kepada paslon nomor urut 02. Ini dikarenakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah syarat maju capres-cawapres.

Capres nomor urut 01 Anies Baswedan menyinggung masalah etik ke capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dalam debat Pilpres 2024 yang berlangsung pada Minggu (7/1) malam.

Hal tersebut dinilai memungkinkan untuk Gibran dapat maju di Pilpres 2024 yang dalam aturan sebelumnya Gibran terganjal usia minimal untuk maju sebagai Cawapres.

Usai meresmikan jembatan tol di Depok, Senin (8/1), Presiden Jokowi sempat ditanya pendapatnya terkait masalah ETIK yang disinggung Anies. Namun, Jokowi "tidak menanggapi dan hanya tertawa."

Dalam debat kemarin, Anies mempertanyakan standar etika Prabowo. Menurutnya, tindakan Prabowo tak mencerminkan sikap pemimpin yang harus menjunjung tinggi etika.

"Menjadi presiden harus memiliki standar etika yang amat tinggi karena dia akan mengambil keputusan mengerahkan pasukan dan ketika harus bertempur ada korban nyawa, itu keputusan-keputusan etika," seru Anies.

Menanggapi itu, Prabowo pun membantah bahwa apa yang disampaikan Anies adalah keliru.

"Jadi semua data yang saudara-saudara sampaikan itu keliru semua. Jadi di mana masalahnya?" ujar Prabowo.

Prabowo juga menilai Anies tak pantas berbicara soal etika.

"Saudara tuh bicara-bicara etik, saya keberatan. Karena Anda desak saya, saya terus terang saja, saya menilai Anda tidak pantas bicara soal etik," ucapnya.

"Saya boleh berpendapat, kan. Saya menilai Anda tidak berhak bicara soal etik. Karena Anda memberi contoh yang tidak baik soal etik. Terima kasih," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.