Viral di Medsos, Ricuh Konser Sahabat Ganjar Diduga Karena Ada Provokator Meneriakkan Nama Paslon Lain.

AKURAT BANTEN - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Banyumas Yon Daryono mengaku dirinya telah menerima informasi mengenai keributan konser sahabat Ganjar yang digelar di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas pada Kamis (11/1).
Kericuhan itu pun menimbulkan tindakan pemukulan yang mengakibatkan Dansatgas PDIP terluka hingga dilarikan ke rumah sakit.
Kejadian ini pun viral di media sosial, di mana kericuhan diduga karena ada provokator yang meneriakkan nama pasangan calon (paslon) lain.
Saat Dansatgas yang hendak melerai massa pun berakhir menjadi korban pengeroyokan oleh orang tak dikenal.
"Kami memang tidak melihat keributan itu. Kami dapat informasi mengenai hal itu," kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Kabupaten Banyumas itu di Purwokerto, Jumat, dikutip dari Antara.
- Baca Juga: 4 Orang Tewas Akibat Peristiwa Carok Antar Dua Desa di Bangkalan
- Baca Juga: Terendam Banjir di Jakarta Barat Dan Jakarta Selatan Akibat Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Krukut
- Baca Juga: Ketua Bawaslu RI, PSI Asal-asalan Tidak Logis Dan Tidak Rasional Dana Kampanye Cuma Rp180 ribu
Kronologi kejadian
Keributan yang terjadi saat konser Sahabat Ganjar terjadi setelah Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Banyumas mengamankan tiga orang yang hendak dikeroyok massa pendukung pasangan Ganjar-Mahfud karena berupaya memprovokasi dengan meneriakkan capres dari kubu lain.
Setelah dibawa ke posko keamanan, tiga orang itu diinterogasi dan digeledah hingga akhirnya diketahui bahwa satu orang membawa botol minuman beralkohol dan satu orang lainnya membawa kunci T.
Sedangkan satu yang lain tidak membawa apa pun, sehingga dipersilakan untuk segera meninggalkan lokasi.
Saat hendak berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas terkait dengan dua orang yang membawa barang terlarang itu, tiba-tiba terjadi keributan di tempat lain sehingga seluruh anggota satgas segera meninggalkan posko.
Namun saat di posko hanya terdapat Komandan Satgas Cakra Buana Iwan Mujianto bersama dua orang yang diamankan, tiba-tiba datang lima orang tak dikenal yang meminta dua orang tersebut dibebaskan, hingga akhirnya terjadi keributan.
Akibat kejadian tersebut, Iwan Mujianto mengalami luka-luka sehingga dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST) Wijayakusuma Purwokerto. Berdasarkan hasil rontgen, Iwan diketahui mengalami retak dan patah tulang di beberapa bagian tubuhnya.
Selain Iwan, seorang penonton konser juga harus menjalani perawatan di RST Wijayakusuma karena mengalami luka di kepala akibat terkena lemparan botol minuman beralkohol.
- Baca Juga: Prabowo Subianto: Kadang-kadang BUMN Ya, Maaf Aja, Kadang-kadang Si Pimpinan BUMN Mungkin Keenakan
- Baca Juga: Anies Dan Ganjar Tidak Saling Sapa Selesai Acara Haul KH Bisri Syansuri ke-45 di Ponpes Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang
- Baca Juga: Curhatan AHY: Perlakuan Kepada Partai Demokrat Tidak Mengindahkan Nilai-nilai Moral Dan Etika
Belum Dilaporkan Polisi
Terkait dengan kejadian tersebut, Wakil Ketua Tim Pemenangan Cabang (TPC) Ganjar-Mahfud Kabupaten Banyumas Sadewo Tri Lastiono meminta seluruh pendukung untuk tidak terpancing provokasi.
Disinggung mengenai kemungkinan kejadian tersebut akan dilaporkan ke Polresta Banyumas, dia mengaku akan mendiskusikannya lebih dahulu dengan TPC Ganjar-Mahfud Kabupaten Banyumas dan para korban.
"Sementara ini kami akan diskusikan dulu. Namun di lokasi ada aparat Polresta Banyumas, tentunya melihat kejadian itu," kata Sadewo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










