Banten

Heboh! 4 Kader Terbaik PDIP Membelot, Bergabung Dengan Partai Yang Menjadi Lawan Politiknya Selama Ini

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 17 Januari 2024, 12:56 WIB
Heboh! 4 Kader Terbaik PDIP Membelot, Bergabung Dengan Partai Yang Menjadi Lawan Politiknya Selama Ini

AKURAT BANTEN - Dilematis untuk partai berlambang Kepala Banteng ini, bagaimana tidak, Para kader terbaiknya memilih sebagai pembelot PDIP dengan alasan mendukung lawan politik partainya.

Dan diantaranya memutuskan untuk berpamitan dengan partai, Namun beberapa di antara ada yang dipecat oleh Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Berikut sejumlah kader PDIP yang hengkang dari partai selama tahun 2023, dirangkum dari sejumlah pemberitaan:

1. Eva Kusuma Sundari
Eva Kusuma Sundari keluar dari PDI Perjuangan. Dia menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) Partai Nasdem untuk Pemilu 2024.

Hal ini dibenarkan oleh Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya usai menyerahkan berkas pendaftaran bacaleg ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Kamis (11/5/2023).

"Eva Sundari masuk (bacaleg Nasdem)," kata Willy kepada wartawan.

Eva Kusuma Sundari adalah politikus sekaligus pengajar di sebuah universitas di Indonesia.

Lahir di Nganjuk pada 8 Oktober 1965. Eva Kusuma Sundari dikenal sebagai anggota yang kritis. Eva Kusuma Sundari lulusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi di Universitas Airlangga.

Kemudian Eva Kusuma Sundari juga melanjutkan kuliahnya di Institut of Social Studies, The Hague Belanda. Setelah itu, kembali ke dunia pendidikan dan berkuliah di University of Nottingham, Inggris. Selain itu Eva Kusuma Sundari juga kerap mengikuti pelatihan terkait isu perempuan dan anggaran.

Pada tahun 2008, Eva Kusuma Sundari mengikuti pelatihan Public Account Committee, Effective Budget Scrutiny dan Public Finance Management. Tahun 2007, Eva Kusuma Sundari juga mengikuti pelatihan Global Woman Leadership di Washington.

 

2. Budiman Sudjatmiko
Budiman Sudjatmiko dipecat dari PDIP lantaran mendukung Prabowo sebagai Capres 2024. Surat pemecatan itu diterima Budiman pada Kamis (24/8/2023) lalu.

"Sudah, sudah (menerima). Iya benar (pemecatan)," kata Budiman saat dihubungi Kompas.com, Kamis malam.

Budiman menjelaskan bahwa surat itu ditandatangani oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto.

Mantan aktivis Pro Demokrasi itu tidak berkomentar panjang terkait surat pemecatan yang diterimanya. Ia hanya mengatakan bahwa surat itu menjadi penanda salah satu episode hidupnya sebagai manusia politik.

Budiman Sudjatmiko lahir di Cilacap, 10 Maret 1970. Ia dikenal sebagai seorang politisi dan mantan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan.

 

3. Kirana Larasati
Artis Kirana Larasari Hanafiah mengumumkan pengundurkan diri dari PDIP tepat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke -78 Kemerdekaan RI, Kamis (17/8/2023).

Kabar ini dibagikan Kirana Larasati melalui akun Instagram pribadinya. Dia mengunggah video yang berisi pernyataan pengunduran diri tersebut.

“Di Hari Kemerdekaan negara Indonesia yang saya cintai ini, saya, Kirana Larasati ingin menyampaikan bahwa saya telah mengundurkan diri dari partai tempat saya bernaung selama ini, PDI Perjuangan,” kata Kirana.

Kini di Pilpres 2024, Kirana mendukung Prabowo Subianto.

 

4. Maruarar Sirait
Terbaru ada nama Maruarar Sirait yang memutuskan hengkang dari PDIP. Maruarar memutuskan hengkang dari PDIP lantaran ingin mengikuti langkah politik Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Setelah memutuskan hengkang dari PDIP, Ara mengucapkan terima kasih kepada Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, karena telah mengizinkannya berbakti melalui PDIP.

"Saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi," kata Ara, Senin (15/1/2024).

Ia menyebut, saat ini angka kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi mencapai 75-80 persen.

"Karena saya percaya Pak Jokowi adalah pemimpin yang sangat didukung oleh rakyat Indonesia, kepercayaan publiknya, approval rating-nya 75-80 persen," ujar Ara.

Maruarar Sirait biasa disapa Bang Ara merupakan politikus yang lahir di Medan pada 23 Desember 1969.

Ia merupakan anak dari pasangan Suami Istri Sabam Sirait dan Sondang Boru Sidabutar.

Ayah Ara, yakni Sabam Sirait merupakan seorang politikus senior yang telah berpolitik selama tujuh masa presiden Indonesia.

Tercatat, pernah menjadi Sekjen PDI Perjuangan selama 13 tahun, anggota DPR RI selama tujuh periode, serta anggota DPA RI selama dua periode. Sabam Sirait juga pernah menjabat sebagai anggota DPD RI.

Maruarar Sirait menikah dengan Shinta Triastuti dan dikaruniai dua orang anak. Maruarar Sirait yang lahir di Medan ini ternyata besar di Jakarta. Ia menghabiskan masa sekolah sejak SD sampai SMA di Jakarta.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.