Banten

Aksi Dekati Rektor Untuk Memuji Jokowi, Anies Baswedan: Kita Hormati Kalau Ada Yang Harus Dikoreksi

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 7 Februari 2024, 09:19 WIB
Aksi Dekati Rektor Untuk Memuji Jokowi, Anies Baswedan: Kita Hormati Kalau Ada Yang Harus Dikoreksi

AKURAT BANTEN - Anies Baswedan Capres nomor urut 01, buka suara terkait adanya rektor yang dipaksa untuk memuji Presiden Jokowi.

Anies mengungkapkan bahwa sekarang eranya keterbukaan informasi publik, jika cara menekan seperti itu tidak relevan lagi untuk digunakan,

"Sekarang ini era untuk mengungkapkan pandangan secara otentik, sudah lewat masanya untuk melakukan operasi-operasi yang sifatnya seperti itu, nggak akan bisa berhasil semuanya akan terungkap," kata Anies kepada wartawan, Selasa (6/2/2024).

Menurut Anies, mengenai sejumlah kampus belakangan menyampaikan pandangannya karena melihat realitas saat ini di lapangan.

"Kemarin saya sampaikan jadi natural aja dan menyaksikan bahwa kampus-kampus mengungkapkan pandangan senyatanya di masyarakat, kita hormati dan kalau ada yang harus dikoreksi, yah dikoreksi. Sesederhana itu," sebut Anies.

Sebelumnya, Mahfud MD Calon Wakil Presiden 3 ini menyebut, beberapa rektor didekati dan didesak untuk membuat statement.

“Setelah sahut-sahutan puluhan perguruan tinggi mengeluarkan petisi karena pelanggaran etik dan ketidaknetralan aparat pemerintah dalam berdemokrasi (pemilu), muncul gerakan,” tutur Mahfud, Selasa, (6/2/2024).

"Beberapa rektor di perguruan tinggi lain didekati agar membuat statement, mengapresiasi kepemimpinan Pak Jokowi seperti menangani covid-19 dan Pemilu 2024 berjalan baik (namun) sekelompok orang tak bisa memaksakan kehendaknya kepada rakyat,” jelasnya.” lanjutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.