Zainal Arifin Mochtar Mendapat 6 Tuduhan Baru Setelah Terlibat Dalam Film Dirty Vote

AKURAT BANTEN - Ketua Departemen Hukum Tata Negara UGM Zainal Arifin Mochtar setelah terlibat dalam pembuatan film dokumenter Dirty Vote, mengaku dituduh dengan berbagai macam label tuduhan yang bertubi-tubi dari netizen.
Seperti diketahui bahwa film dokumenter Dirty Vote dibintang oleh Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari. Ketiganya memaparkan sejumlah data dan mengurai pelanggaran hukum pada Pemilu 2024.
Mereka juga menjelaskan potensi-potensi kecurangan berdasarkan kacamata hukum di Indonesia. Dan rilis bertepatan dengan masa tenang kampanye pada Minggu, 11 Februari 2024.
Saat diskusi film dokumenter tersebut Pakar hukum yang biasa dipanggil Uceng ini, mengaku mendapatkan 6 tuduhan terkait keterlibatannya.
"Ada enam hal (tuduhan) yang terdapat dalam diri saya, yang saya lihat dari Tik Tok," kata Zainal dalam Diskusi Film Kecurangan Pemilu Dirty Vote di Fisipol UGM, Selasa 13 Februari 2024.
- Baca Juga: Pemilu 2024, Polres Pandeglang Minta Warga Waspada dengan Seruan Provokatif
- Baca Juga: KASAD Maruli Simanjuntak Soal Dirty Vote: Film Tersebut Tak Berdasarkan Bukti, Tapi Mungkin Punya Tujuan
- Baca Juga: Masa Tenang Kampanye KPU Kota Medan Dikangkangi Papan Iklan Yang Terindikasi Angka Nomor Urut Paslon
Adapun tuduhan yang diterimanya seperti:
1. Kelompok kiri atau komunis
2. Kelompok radikal.
3. Bagian dari PDI Perjuangan,
4. Kader PKS
5. Anak buah Mahfud MD
6. Adiknya Mahfud MD
Menurut Uceng, tuduhan ke-enam ini membuatnya lebih kalap, karena dituduh sebagai adiknya Mahfud MD.
"Tuduhan terakhir ini paling luar biasa, saya dibilang adiknya Pak Mahfud, adik angkat atau adik tirinya," kata dia.
"Sampai saya bilang ke dosen Fakultas Hukum UGM yang anaknya Pak Mahfud, saya bilang ke dia Ternyata saya ini keluargamu," kata Zainal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










