Heboh! Noel dan Deddy Sitorus Nyaris Baku Hantam, Wanita Ini Layangkan Tamparan

AKURAT BANTEN - Akrobat memalukan dipertontonkan politikus dari Partai Gerindra, Immanuel Ebenezer alias Noel dengan politikus PDI Perjuangan Deddy Sitorus.
Dari adu argumen, keduanya lantas terlibat aksi nyaris baku hantam di salah satu stasiun swasta.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak Noel dan Deddy saling adu argumen yang cukup panas. Sayang, debat keduanya terhenti oleh jeda iklan.
Baca Juga: Saling Berhadapan di Gedung DPR Antara Massa Pro Dan Kontra Hak Angket
Tidak disangka, saat jeda iklan itu keduanya masih tetap melanjutkan debat dengan aksi saling tuding dan berakhir pada berdirinya Noel dari kursi yang berjalan menghampiri Deddy.
Melihat Noel mendekat, Deddy pun ikut berdiri hingga keduanya akan adu jotos. Aksi keduanya pun berhasil dipisahkan.
Namun, ada yang menarik perhatian dalam dagelan politik itu. Salah seorang wanita mendatangi Deddy dan hendak menamparnya. Beruntung, aksi wanita itu berhasil dicegah.
Rekaman video ini pun akhirnya viral dan tersebar luas di media sosial. Seperti yang diunggah akun X Maudy Asmara @Mdy_Asmara1701.
"Noel vs Dedy Sitorus. Njir ternyata pas jeda iklan masih berlanjut," katanya, mengomentari unggahannya itu, dikutip Kamis (7/3/2024).
Baca Juga: MUI Minta Semua Tempat Hiburan di Lebak Ditutup Selama Puasa Ramadan
Sejumlah netizen pun turut mengomentari unggahan itu. Mereka tampak senang melihat akrobat politik antara Noel dengan Deddy.
"Aduh sayang ko di pisah sihhhh. Aku dah gasabar liat mereka berantem beneran malah dipisah. Coba dibiarkan, apa badan mereka pada tahan pukul," timpal nusakambangan @dasimdacim.
Namun, tidak sedikit yang justru fokus dengan aksi wanita berbaju hitam hendak menampar Deddy.
"Siapa nih cewe ampe nyerang-nyerang," tanya noenam @noenam.
Pertanyaan senada diungkapkan oleh Hendra Abu Hanifah @HendraHanifah. "Itu ada cewek ikut-ikutan dorong Bang Dedy siapa?," tanyanya.
Netizen lain pun ikut menyambar, bahwa wanita itu adalah ajudan dari Noel. Namun, informasi ini masih belum terkonfirmasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









