Banten

KNKT Temukan 2 Pilot Batik Air Tertidur saat Penerbangan ke Jakarta

Mitha Theana | 9 Maret 2024, 13:52 WIB
KNKT Temukan 2 Pilot Batik Air Tertidur saat Penerbangan ke Jakarta

AKURAT BANTEN - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan dua pilot Batik Air A320 tertidur selama 28 menit, saat melakukan penerbangan ke Jakarta ID6723 KDI-CGK.

Peristiwa ini terungkap berdasarkan hasil laporan dari KNKT, pada penerbangan 25 Januari 2024.

Menurut Flight Global, dikatakan bahwa peristiwa itu terjadi saat penerbangan dari Kendari ke Jakarta dengan Airbus A320 (PK-LUV).

Baca Juga: Pembangunan Jalan Cikumpay-Ciparay Ditarget Kelar 10 Bulan

"Seorang pilot berusia 32 tahun dan seorang perwira pertama berusia 28 tahun, mengoperasikan ID6723 penerbangan dari Kendari di Provinsi Sulawesi," katanya, dikutip Sabtu (9/3/2023).

Dijelaskan, penerbangan itu dijadwalkan memiliki waktu selama 2 jam 35 menit, menurut jadwal Batik Air Indonesia.

"Ketika pesawat mencapai ketinggian jelajah, kedua kru melepas headset mereka, dan pilot bertanya kepada petugas pertama apakah dia bisa tertidur. Petugas pertama setuju," jelasnya.

Baca Juga: Ojol The Game, Aplikasi Gim Simulasi Ojol yang Viral di Medsos!

Selanjutnya, petugas pertama mengambil alih sebagai pilot terbang selama 40 menit berikutnya, sebelum rekannya bangun untuk bertanya apakah dia ingin beristirahat.

"Petugas pertama menolak dan melanjutkan tugasnya. Tidak jelas apakah dan ketika pilot yang lebih muda mengenakan headsetnya kembali," sambungnya.

Selanjutnya, petugas pertama, masih menerbangkan pesawat, melakukan kontak awal dengan kontrol lalu lintas udara Jakarta, dan diperintahkan untuk menuju ke arah Kurus Waypoint.

Baca Juga: Pj Wali Kota Tangerang Takjub dengan Keindahan Arsitektur Masjid Pintu Seribu

"Pada saat itu, A320 terbang dengan judul 250 ° dan berada di sebelah timur Waypoint," tambahnya.

Dilanjutkan, setelah 1 menit kontak dengan Jakarta, petugas pertama juga tertidur.

Menurut KNKT, pilot yang lebih muda telah memberi tahu rekannya bahwa dia tidak beristirahat cukup pada malam sebelumnya.

Dalam temuan awalnya, komite mencatat bahwa manual operasi Batik Air Indonesia mencakup kesehatan pilot dan kebugaran medis, termasuk daftar periksa pribadi untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat mengganggu kinerja manusia.

"Investigasi tidak menemukan panduan terperinci atau prosedur untuk pilot saat menggunakan ... daftar periksa pribadi, seperti panduan penilaian untuk setiap kategori penurunan nilai," terangnya.

Baca Juga: Kronologi Truk Tronton Tergelincir di Jalan Raya Malingping-Bayah

Atas temuan ini, KNKT mendesak Batik Air Indonesia untuk mengembangkan prosedur terperinci untuk melakukan pemeriksaan kokpit agar diimplementasikan dengan benar.

Laporan ini pun mendapat sorotan komunitas penerbangan. Seperti yang diunggah akun X Komunitas Indoflyer @indoflyer.

"Kedua pilot A320 Batik Air tertidur selama 28 menit pada penerbangan ID6723 KDI-CGK 25 Januari 2024 lalu. KNKT lakukan investigasi atas insiden ini," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.