Banten

Vladimir Putin Diprediksi Menang! Berikut Empat Nama Kandidat Presiden yang Akan Bertarung di Pemilu Rusia

Maulida Sahla Sabila | 15 Maret 2024, 13:57 WIB
Vladimir Putin Diprediksi Menang! Berikut Empat Nama Kandidat Presiden yang Akan Bertarung di Pemilu Rusia

AKURAT BANTEN - Kegiatan pemungutan suara pemilihan presiden di Rusia telah dimulai sejak Jumat, 15 Maret sampai dengan 17 Maret 2024.

Rakyat Rusia akan memilih empat orang kandidat untuk menjadi presiden selanjutnya dengan masa jabatan selama enam tahun.

Diketahui, sampai saat ini Rusia telah mendirikan sebanyak 94 ribu Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk pemilihan presiden Rusia yang akan mulai beroperasi dari pukul 08.00 pagi sampai dengan pukul 20.00 malam.

Baca Juga: Kontroversi! Sepak Terjang Vladimir Putin, Dari Mata-mata Hingga Jadi Presiden Rusia

Terdapat sekitar 295 TPS dibuka di 144 negara dengan jangka waktu yang menyesuaikan setiap negara dan Thailand akan menjadi negara pertama yang membuka TPS di Wilayah Konsulat Rusia.

Sementara, TPS di Indonesia satu-satunya akan di buka di Kedutaan Besar Rusia Jakarta Selatan, Minggu 17 Maret 2024.

Menurut data Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia (CEC) terdapat sekitar 110 juta warga Rusia yang tinggal di Luar Negeri.

Baca Juga: Demi Investor, Pemerintah Gusur Masyarakat Adat Pamaluan dari IKN

Pemilihan presiden ini menjadi pertama kalinya dan menjadi terobosan baru dalam pemilihan pejabat Rusia secara daring. CEC akan melakukan konfirmasi hasil pemilu paling lambat 28 Maret dan pengumuman resmi dilakukan tiga hari setelah konfirmasi.

Empat Kandidat Calon Presiden Rusia

  • Leonid Slutsky dari Partai Demokrasi Liberal
  • Nikolai Kharitonom dari Partai Komunis Rusia
  • Vladislav Davankov dari Partai Rakyat Baru
  • Vladimir Putin selaku presiden pertahanan

Dari keempat kandidat yang mencalon sebagai presiden Rusia, Vladimir Putin diprediksi akan menang dengan mudah.

Baca Juga: Dishub Sebut Proyek Drainase Pemprov Banten Biang Kerok Padamnya PJU di Jalur Protokol Kota Tangerang

Hal ini disebabkan karena jajak pendapat pemerintah pada bulan Februari menunjukan ada sekitar 75 persen warga Rusia yang siap untuk memilih presiden pertahanan.

Sedangkan untuk jajak pendapat tiga kandidat lain menunjukan bahwa dari masing-masing ketiganya hanya mendapatkan dukungan kurang dari enam persen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.