Banten

Bahaya Kebiasaan Menabung Masyarakat Indonesia, Menurut Pakar Saham Lo Kheng Hong: Secara Perlahan Membuatnya Seseorang Jatuh Miskin

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 4 September 2024, 15:43 WIB
Bahaya Kebiasaan Menabung Masyarakat Indonesia, Menurut Pakar Saham Lo Kheng Hong: Secara Perlahan Membuatnya Seseorang Jatuh Miskin

AKURAT BANTEN - Lo Kheng Hong dikenal sebagai Warren Buffett-nya Indonesia, hidup dengan harta yang berlimpah tanpa memiliki kantor dan karyawan.

Lo Kheng Hong membuktikan untuk menjadi seseorang yang kaya raya tidak perlu bekerja keras menguras otak dan tenaga selama berjam-jam.

Ia hanya duduk santai di rumah, uang mengalir begitu saja ke dalam rekening pribadinya.

Baca Juga: STOP Azan Magrib Dinegara Mayoritas Muslim Saat Misa Yang Dipimpin Paus Fransiskus, Menuai Protes MUI: Toleransi Yang Kebablasan!

Menurutnya, bursa saham Indonesia menawarkan imbal hasil tertinggi di antara bursa saham utama di dunia untuk investor jangka panjang.

Hal itulah yang menjadi alasan utama hingga membuat dirinya gemar berinvestasi di saham, khususnya di Indonesia.

"Sudah terbukti! Saya bersyukur saya ada di dalamnya," ungkap Lo Kheng Hong.

Baca Juga: Alice Mantan Wali Kota Bamban Filipina ditangkap di Tangerang, Merupakan Buronan Paling Dicari Dinegaranya Terkait Tindak Pidana Pencucian Uang

Lo Kheng Hong menilai, hampir 99% masyarakat Indonesia tidak percaya kalau investasi saham adalah pilihan terbaik.

Karena berdasarkan analisa yang dilakukannya, bila dibanding untuk membeli saham, masyarakat Indonesia akan lebih memilih menyimpan uangnya di bank atau berinvestasi dibidang properti.

Padahal sebetulnya, kebiasaan menabung sebenarnya tidak bisa menjamin seseorang menjadi kaya, justru secara perlahan akan membuat seseorang perlahan jatuh miskin.

Baca Juga: Jalan Lingkungan Berawal Jalan Tanah Kini di Sulap Menjadi Jalan Paving Block, Warga Apresiasi Kades

"Menyimpan uang di bank sebetulnya membuat kita miskin secara pelan-pelan karena nilai uang kita semakin hari semakin turun," kata Lo Kheng Hong saat menjadi pembicara di acara Capital Market Summit & Expo (CMSE), dikutip Jumat (9/8/2024).

Lo Kheng Hong juga mengaku memiliki harta ratusan miliar, didapatnya hanya tertarik melalui pembelian saham saja, dengan tidak memilih untuk membeli obligasi atau surat utang, karena menurutnya bunga yang diberikan juga tidak besar.

"Saya juga tidak membeli emas," tegasnya.

Baca Juga: Jokowi Urung Niat Pindahkan ASN, Ternyata Ada Insentif Yang Belum Tuntas, Ini Penjelasannya!

Sebagai informasi, Lo Kheng Hong bisa menghabiskan waktu lama membaca laporan keuangan secara akurat dalam meneliti laporan keuangan, artinya Lo Kheng Hong menunjukkan pribadi yang tidak sembarangan dalam memilih saham mana yang akan menjadi tujuan investasinya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.