Banten

Fenomena Langka 5 Agustus 2025 Jadi Hari Terpendek, Selasa Hari Ini Tidak Sampai 24 Jam, Ilmuwan Ungkap Alasan Mengejutkan

Andi Syafriadi | 5 Agustus 2025, 10:01 WIB
Fenomena Langka 5 Agustus 2025 Jadi Hari Terpendek, Selasa Hari Ini Tidak Sampai 24 Jam, Ilmuwan Ungkap Alasan Mengejutkan

 

AKURAT BANTEN – Hari ini, Selasa 5 Agustus 2025, ternyata jadi salah satu hari tercepat yang pernah kita alami tahun ini. Tapi jangan kaget kalau kamu merasa hari ini berjalan seperti biasa.

Soalnya, perbedaan waktunya hanya 1,25 milidetik lebih cepat dari hari-hari biasanya. Ya, hanya sepersejuta detik!

Baca Juga: Rotasi Besar di Tubuh Polri: 1.255 Personel Berganti, 10 Kapolda Baru, dan Sejarah 10 Polwan Terukir, Ini Daftar Lengkapnya!

Meski super singkat dan nyaris tak terasa, Selasa ini resmi tercatat sebagai hari terpendek ketiga sepanjang tahun 2025, setelah 9 Juli dan 22 Juli lalu.

Menurut para ilmuwan, rotasi Bumi alias waktu yang dibutuhkan Bumi untuk berputar satu kali penuh sedikit lebih cepat dari biasanya. Hal ini membuat satu hari jadi “lebih pendek” secara teknis.

Nah, para peneliti menyebut bahwa percepatan ini bisa jadi efek dari pemanasan global.

Pencairan es di kutub dan naiknya permukaan laut bikin massa Bumi bergeser, dan itu berdampak ke rotasinya. Bumi jadi muter sedikit lebih cepat!

Sayangnya (atau untungnya?), nggak sama sekali. Menurut ahli, perbedaan 1 milidetik terlalu kecil untuk bisa dirasakan manusia.

Bahkan kalau kamu lihat Matahari di langit, kamu nggak akan bisa bedain apa-apa.

“Fenomena ini sangat kecil. Tidak ada yang luar biasa (yang terjadi),” kata Christian Bizouard, ilmuwan dari Observatorium Paris.

Meski nggak berdampak langsung ke keseharian kita, perubahan kecil seperti ini penting buat dunia sains dan teknologi.

Baca Juga: Bumi Makin Gerah, PBB Prediksi Suhu Global Bisa Tembus Batas Aman

Misalnya, GPS dan satelit komunikasi butuh data rotasi Bumi yang sangat akurat supaya bisa bekerja dengan tepat.

Bayangin kalau GPS kamu ngaco cuma gara-gara Bumi muter sedikit lebih cepat? Repot juga, kan?

Tenang, meski hari ini "lebih cepat", jam di dunia tetap berjalan seperti biasa. Waktu tetap 24 jam. Soalnya, perbedaan milidetik itu belum cukup signifikan untuk diubah.

Baca Juga: DEFISIT GAS 2025-2035: LNG Jadi Satu-satunya Harapan, Penuhi Kebutuhan Gas Bumi yang Terus Meroket

Kalau nanti perbedaan waktunya makin besar, baru deh para ilmuwan dari lembaga waktu dunia bakal nambahin yang namanya "detik kabisat" biar waktu Bumi dan waktu di jam atomik tetap sinkron.

Rotasi Bumi bisa berubah-ubah, dipengaruhi banyak hal: dari arus laut, tekanan atmosfer, sampai interaksi gravitasi dengan Bulan.

Jadi wajar kalau kadang-kadang Bumi “ngebut” sedikit, atau malah “lelet”.

Dan hari ini, Selasa 5 Agustus 2025, Bumi lagi muter sedikit lebih cepat. Tapi jangan khawatir, kamu masih punya waktu 24 jam penuh kok buat kerja, istirahat, atau rebahan!

***

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.