Banten

Janji Andra Soni Sekolah Gratis untuk Puluhan Siswa, Berikut Nama-nama yang Dapat Bantuan dari Gubernur Banten

Andi Syafriadi | 20 Agustus 2025, 17:33 WIB
Janji Andra Soni Sekolah Gratis untuk Puluhan Siswa, Berikut Nama-nama yang Dapat Bantuan dari Gubernur Banten

AKURAT BANTEN – Gubernur Banten, Andra Soni, secara tegas meluncurkan program sekolah gratis bagi 80 ribu siswa di berbagai sekolah menengah ke atas (SMA), kejuruan (SMK), dan sekolah luar biasa (SLB) di wilayahnya.

Inisiatif ini menjadi salah satu wujud komitmen pemerintah provinsi dalam memperluas akses pendidikan yang adil dan merata.

Baca Juga: Kisah Gubernur Banten Andra Soni Pekerjaannya Dulu Tak Sementereng Sekarang, Cuma Tukang Ini!

Program sekolah gratis yang mulai diterapkan pada tahun ajaran baru 2025–2026 ini merupakan bagian dari visi-misi Andra Soni bukan sebagai respons terhadap putusan Mahkamah Konstitusi.

Saat ini, 811 sekolah swasta telah bergabung dalam skema ini. Setiap siswa yang terdaftar tidak lagi dibebankan biaya uang gedung, daftar ulang, LKS, maupun SPP.

Jumlah siswa yang masuk program ini diperkirakan sebanyak 80 ribu, mengingat daya tampung sekolah negeri yang terbatas tidak mencukupi seluruh pendaftar.

Saat ini tercatat lebih dari 88 ribu siswa mendaftar, sementara hanya sekitar 80 ribu yang bisa ditampung di sekolah negeri.

Pemerintah Provinsi Banten telah mengalokasikan Rp159 miliar untuk enam bulan pertama dalam penerapan program sekolah gratis ini.

Pelaksanaan awal difokuskan untuk siswa kelas 10, dengan perluasan tahap demi tahap ke kelas 11 dan 12 di tahun ajaran berikutnya.

Andra Soni menegaskan bahwa program ini sepenuhnya bersifat sukarela bagi sekolah swasta namun pemerintah telah menghitung pagu anggaran yang mencakup seluruh komponen biaya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dengan membatasi jumlah siswa maksimal 36 per kelas, sesuai dengan standar ruang kelas 8×9 meter.

Baca Juga: KPK Ultimatum Andra Soni Soal Pungli Perizinan di Tangerang 

Lebih lanjut, pelaksanaan program akan diawasi secara berkala untuk memastikan target tepat sasaran dan mutu pendidikan tetap terjaga .

Data Dinas Pendidikan Banten menunjukkan bahwa angka partisipasi sekolah (APS) usia 16–18 tahun masih mencapai 71,91%, di bawah rata-rata nasional.

Rata-rata lama sekolah berada di angka 9 tahun 11 bulan, dengan 13.684 siswa tidak melanjutkan pendidikan setelah SMP pada tahun 2024.

Program sekolah gratis ini diharapkan mampu menyasar kelompok siswa yang selama ini tertinggal.

Gubernur juga menyuarakan pentingnya edukasi publik mengenai sistem zonasi dan domisili dalam penerimaan siswa baru, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Temui Khofifah, Bahas Kerja Sama BPD dan Strategi Bangun Ekonomi Daerah

Dalam forum “Banten Maju, Adil Merata Tanpa Korupsi”, Andra menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam ruang kelas.

Jika ingin menambah kuota, maka seluruh komponen biaya tetap harus digratiskan.

Sekolah yang tetap memungut biaya meskipun telah menandatangani MoU, akan dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Gubernur percaya bahwa program sekolah gratis adalah langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Ini juga mewujudkan harapan masyarakat terhadap akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif.

Secara keseluruhan, inisiatif Gubernur Andra Soni ini menunjukkan keseriusan Pemprov Banten dalam menghadirkan kebijakan pendidikan yang berpihak pada keadilan dan pemerataan.

Diharapkan program ini dapat menginspirasi daerah lain untuk mengejar kesetaraan akses pendidikan nasional.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.