Banten

Orang Tua Bisa Dipenjara Jika Unggah Unggah Menu MBG?, Ini Kata Kepala BGN...

Aullia Rachma Puteri | 3 Maret 2026, 20:04 WIB
Orang Tua Bisa Dipenjara Jika Unggah Unggah Menu MBG?, Ini Kata Kepala BGN...
Dadan Hindayana Kepala BGN (Istimewa)

AKURAT BANTEN – Media sosial sempat diramaikan dengan kabar yang menyebut orang tua siswa bisa dipidana apabila mengunggah foto menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di akun pribadi mereka.

Isu tersebut menyebar luas dan memicu kekhawatiran, terutama di kalangan wali murid yang anaknya menjadi penerima manfaat program tersebut.

Narasi yang beredar menyebut adanya ancaman pidana berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) bagi siapa pun yang membagikan dokumentasi menu MBG.

Informasi itu pun cepat viral dan menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Baca Juga: BGN Gandeng Kemkomdigi Perkuat Benteng, Informasi Lawan Hoaks Program MBG

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi tegas.

Ia memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar dan tidak pernah ada kebijakan yang melarang orang tua mengunggah menu MBG di media sosial.

Menurutnya, BGN justru terbuka terhadap partisipasi publik dalam mengawasi pelaksanaan program MBG.

Dokumentasi yang dibagikan masyarakat bisa menjadi bagian dari kontrol sosial untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa sesuai standar gizi dan keamanan pangan.

Baca Juga: 300 Ribu Lansia Diusulkan Terima MBG, Kemensos Siapkan Uji Coba Distribusi

Dadan menegaskan, tidak ada instruksi ataupun regulasi yang mengancam orang tua dengan sanksi pidana karena membagikan foto makanan yang diterima anak mereka.

Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

Program MBG sendiri merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah di berbagai daerah.

Melalui program ini, siswa mendapatkan makanan bergizi secara rutin guna mendukung pertumbuhan dan konsentrasi belajar.

Baca Juga: Heboh di Pati  Orang Tua Murid Protes Program MBG Dibagikan Siang Hari Saat Ramadan

Karena cakupannya luas dan menyasar jutaan siswa, pelaksanaan MBG memang kerap menjadi perhatian publik.

Tak sedikit orang tua yang membagikan pengalaman anak mereka menerima makanan tersebut, baik sebagai bentuk apresiasi maupun sebagai masukan apabila ditemukan kekurangan.

BGN menilai keterlibatan masyarakat dalam bentuk dokumentasi atau unggahan di media sosial dapat membantu proses evaluasi.

Dengan adanya laporan terbuka, potensi kendala di lapangan bisa lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti.

Baca Juga: Tetap Jalan Saat Puasa, Skema MBG Ramadan 2026 Diatur: Siswa Muslim Dapat Menu Kering

Meski demikian, masyarakat tetap diimbau bijak dalam bermedia sosial.

Informasi yang dibagikan sebaiknya akurat dan tidak mengandung unsur fitnah atau tuduhan tanpa dasar.

Transparansi memang penting, tetapi harus disertai tanggung jawab.

Isu pidana terhadap orang tua yang mengunggah menu MBG dinilai sebagai contoh disinformasi yang mudah menyebar di era digital.

Baca Juga: BNI Percepat Program Prioritas Nasional dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Tanpa verifikasi, kabar semacam itu bisa memicu keresahan yang tidak perlu.

BGN pun mengajak masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi sebelum mempercayainya.

Klarifikasi telah diberikan secara terbuka agar tidak ada lagi kesalahpahaman terkait program MBG.

Dengan adanya penjelasan ini, orang tua siswa diharapkan tidak lagi khawatir.

Baca Juga: Makan Gratis Jadi 'Bancakan' Politik? ICW Bongkar 28 Yayasan Afiliasi Parpol di Balik Program MBG!

Mengunggah menu MBG bukanlah tindakan yang melanggar hukum.

Justru, keterbukaan informasi dapat menjadi bagian dari pengawasan bersama demi memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal dan tepat sasaran.

Di tengah derasnya arus informasi digital, publik diingatkan untuk lebih cermat menyaring berita.

Program yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak bangsa seharusnya mendapat dukungan, bukan dibayangi kabar yang belum tentu kebenarannya.

Baca Juga: Polres Purbalingga Libatkan Ahli Gizi dan Dokkes Demi Menu MBG Aman Apa Saja Rahasianya?

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.