Banten

Sekarang Harga Emas Hari Ini Anjlok Ratusan Ribu Per Gram, Yuk Siap Borong Sebelum Naik Lagi

Andi Syafriadi | 22 Oktober 2025, 10:21 WIB
Sekarang Harga Emas Hari Ini Anjlok Ratusan Ribu Per Gram, Yuk Siap Borong Sebelum Naik Lagi

AKURAT BANTEN - Pada Rabu, 22 Oktober 2025, pasar emas Indonesia dikejutkan oleh anjloknya harga emas batangan yang diterbitkan oleh Antam.

Harga per gramnya hari itu tercatat di angka Rp2.310.000, setelah terjadi penurunan hingga Rp177.000 dibanding hari sebelumnya.

Penurunan ini terbilang ekstrem: sebelumnya pada Sabtu (18/10) saja, harga tercatat turun hingga Rp 57.000 per gram, namun penurunan Rp 177.000 per gram merupakan yang terdalam dalam sejarah transaksi emas Antam.

Menurut catatan situs resmi Antam, untuk ukuran-ukuran tertentu harga pada hari itu adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Korupsi Anode Logam Terbongkar KPK Ungkap Modus Tukar 1 Kg Logam dengan 3 Gram Emas

- 0,5 gram: Rp 1.205.000 

 

- 1 gram: Rp 2.310.000 

 

- 10 gram: Rp 22.595.000 

 

- 1.000 gram (1 kg): Rp 2.250.600.000

Baca Juga: Terlilit Utang Judi Online, Pria Rongsokan Nekat Curi Kalung Emas di Pasar Koja

Sementara itu, untuk skema buyback (jika pemilik emas ingin menjualnya kembali ke Antam), harga juga mengalami penurunan: turun sebesar Rp 172.000 per gram menjadi Rp 2.164.000 per gram.

Walaupun artikel sumber tidak secara rinci menyebut “penyebab” tunggal yang mendorong penurunan drastis ini, beberapa faktor yang umum memengaruhi harga emas di Indonesia dapat dicermati:

1. Pergerakan internal pasar dan psikologi investor

Ketika investor emas mengantisipasi penurunan nilai atau melepas asetnya, terjadi tekanan penjualan yang bisa memperburuk penurunan harga.

Baca Juga: Mandalika Pecahkan Rekor, 142 Ribu Penonton Padati MotoGP: Erick Thohir Sebut Momentum Emas untuk Indonesia

2. Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing

Karena emas sebagai komoditas impor (atau harga acuan global) sering terpengaruh oleh nilai tukar seketika, pelemahan rupiah bisa membuat harga tertekan atau sebaliknya, kebijakan/kondisi global bisa menekan harga emas secara lokal.

3. Kondisi ekonomi makro dan ekspektasi suku bunga

Jika ekspektasi suku bunga naik, maka imbal hasil aset keuangan lain menjadi lebih menarik dibanding emas, yang bisa mengurangi permintaan emas sebagai “safe-haven”.

Baca Juga: Mandalika Pecahkan Rekor, 142 Ribu Penonton Padati MotoGP: Erick Thohir Sebut Momentum Emas untuk Indonesia

4. Pasokan fisik dan permintaan lokal

Penurunan permintaan (“buyers’ strike”) dapat membuat dealer dan produsen menurunkan harga untuk menarik pembeli.

Penurunan harga emas Antam hingga Rp177.000 per gram merupakan perkembangan yang cukup dramatis dan menandai bahwa kondisi pasar emas saat ini sangat dinamis.

Masyarakat di Banten dan di seluruh Indonesia sebaiknya me-review posisi investasi emas mereka: apakah untuk jangka panjang (simpanan kekayaan) atau jangka pendek (spekulasi).

Baca Juga: Ditunggangi Oknum? Ini Fakta Mengejutkan Demo Hari Ini 2 September BEM SI Lanjutan Indonesia (C)emas 2025

Selain itu, penting untuk diingat bahwa emas, meskipun sering dianggap “aman”, tetap rentan terhadap faktor eksternal dan bukan tanpa risiko.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.