Banten

Hujan Deras Terjang Mekah, Jalan Terendam Petir Menghantam Kota Suci Jamaah Panik

Andi Syafriadi | 15 November 2025, 05:28 WIB
Hujan Deras Terjang Mekah, Jalan Terendam Petir Menghantam Kota Suci Jamaah Panik

AKURAT BANTEN - Kota suci Mekah kembali dilanda cuaca ekstrem yang mengejutkan banyak jamaah dan penduduk setempat.

Pada Rabu malam (12 November 2025), wilayah Mekah diguyur hujan deras disertai angin kencang dan kilatan petir yang membuat langit kota suci itu mencekam.

Menurut laporan, lembaga meteorologi Arab Saudi, National Center for Meteorology (NCM), telah mengeluarkan peringatan merah bagi wilayah Mekah terkait kemungkinan banjir kilat, visibilitas rendah akibat hujan lebat, angin kencang, serta potensi hujan es.

Kondisi ini berlangsung hingga malam hari dan pihak berwenang setempat melalui General Directorate of Civil Defence mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan dan menghindari area terbuka.

Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Bakal Beri Reward Umroh Bagi Warga yang Taat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Kawasan yang terdampak antara lain wilayah pesisir sekitar Mekah, termasuk kota-kota seperti Jeddah dan Madinah, di mana gelombang laut dilaporkan mencapai hingga dua setengah meter.

Hal ini menambah kompleksitas kondisi bagi para jamaah haji, pengunjung, dan penduduk yang berada di area lembah dan lereng bukit karena drainase yang buruk dan medan yang curam meningkatkan risiko genangan air dan aliran deras.

Foto-foto dan video yang viral di media sosial menunjukkan jalan‐jalan di Mekah terendam air, petir menyambar langit, dan kendaraan serta orang berjalan di genangan air besar.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa meski kita sedang di “tanah suci”, kekuatan alam tetap tak dapat diprediksi.

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Tragis Bus Jemaah Umroh yang Mengakibatkan 6 WNI Meninggal Dunia

Untuk provinsi luar negeri seperti Banten, kisah ini memberi pelajaran penting bahwa saat melakukan perjalanan ibadah atau ke luar negeri, cuaca ekstrem dan kondisi tak terduga tetap dapat terjadi.

Bagi jamaah asal Banten atau yang berencana melakukan umrah/haji, penting untuk memperhatikan pemberitahuan cuaca dan mengikuti instruksi otoritas setempat agar terhindar dari risiko.

Di sisi lokal Banten, kendati geografis jauh dan berbeda kondisi, tetap ada relevansi.

Banyak warga yang melakukan perjalanan ke Mekah atau tinggal di wilayah pesisir/lereng bukit di Banten risiko banjir kilat atau aliran deras ketika hujan lebat pun ada.

Baca Juga: Selebgram Transgender Isa Zega Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Usai Viral Videonya Saat Beribadah Umroh

Kasus Mekah mengingatkan bahwa kesiapsiagaan, kesigapan, dan kesadaran terhadap cuaca ekstrem adalah penting di mana saja.

Fenomena hujan deras, petir, dan angin kencang yang melanda Mekah pada mid-November 2025 bukan hanya headline semata, melainkan peringatan bagi setiap kita bahwa alam bisa bertindak tiba-tiba.

Bagi masyarakat Banten, baik yang tinggal di bumi sendiri maupun yang akan melakukan perjalanan ke luar negeri, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan adaptasi cuaca ekstrem adalah bagian dari kehati-hatian sehari-hari.

Dengan persiapan yang matang dan sikap yang tenang, kita tidak hanya bisa menjalani aktivitas, tetapi juga keselamatan dapat lebih terjaga.

Baca Juga: Dikaji Ulang, Program Infak Siswa se-Kota Tangerang Jadi Ajang Bisnis Umroh Siapa?

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.