Banten

Geger! Roy Suryo Bongkar Ijazah UGM Istrinya di TV: Tidak Ada Tulisan Gadhaj Adam, Mana yang Asli?

Abdurahman | 5 Mei 2026, 23:33 WIB
Geger! Roy Suryo Bongkar Ijazah UGM Istrinya di TV: Tidak Ada Tulisan Gadhaj Adam, Mana yang Asli?
Ilustrasi foto kolase, Roy Suryo Bongkar Roy Ijazah UGM Istrinya di TV: Tidak Ada Tulisan Gadhaj Adam (dok Ist)

AKURAT BANTEN– Panggung diskusi publik kembali memanas. Pakar Telematika ternama, Roy Suryo, membuat pernyataan mengejutkan yang langsung menjadi viral di media sosial.

Dalam sebuah tayangan televisi nasional, Roy Suryo secara blak-blakan membongkar dokumen pribadi milik istrinya untuk menjawab polemik yang tengah meresahkan masyarakat: misteri tulisan "Gadhaj Adam" pada ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga: Makin Terbuka Kubu Roy Suryo Bongkar Hasil Audiensi, Singgung Kejanggalan Kasus Ijazah Jokowi

Adu Data di Layar Kaca

Hadir dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Roy Suryo tidak datang dengan tangan kosong. Di depan kamera yang disaksikan jutaan pasang mata, ia menunjukkan ijazah asli UGM milik sang istri, Ismarindiyani Priyanti.

Langkah ini diambil sebagai bantahan langsung terhadap klaim beberapa pihak yang menyebutkan bahwa tulisan "Gadhaj Adam" adalah hal yang lumrah pada ijazah UGM di masa lalu.

Dengan teliti, Roy menunjukkan fitur-fitur keamanan dokumen tersebut, mulai dari tekstur kertas hingga tanda air (watermark). Namun, ada satu hal yang paling mencolok: tidak ditemukan jejak tulisan Gadhaj Adam sedikit pun.

Saya menampilkan ijazah asli dari UGM, ini milik istri saya. Ada emboss-nya, ada watermark-nya, dan jelas sekali tidak ada tulisan Gadhaj Adam. Jadi, tidak bisa dikatakan bahwa setiap tahun atau pada periode tertentu tulisan itu selalu ada. Ini fakta fisik yang tidak bisa dibantah, tegas Roy Suryo dengan nada tajam.

Baca Juga: Terkuak Ini Alasan Kubu Roy Suryo Sebut Ijazah Jokowi Tak Butuh Pengacara

Menyudutkan Klaim "Tipografi"

Pernyataan Roy ini seolah menjadi "serangan balik" terhadap Andi Azwan yang sebelumnya menyatakan bahwa tipografi "Gadhaj Adam" memang ditemukan pada ijazah-ijazah UGM tahun tertentu.

Dengan bukti di tangan, Roy Suryo mempertanyakan konsistensi sistem administrasi kampus biru tersebut jika memang terdapat perbedaan yang sangat fundamental pada dokumen resminya.

Perdebatan ini bukan sekadar urusan salah ketik, melainkan menyangkut integritas dokumen negara.

Roy menilai, jika ada perbedaan mencolok antara satu ijazah dengan ijazah lainnya di institusi yang sama, maka publik berhak bertanya: Mana yang asli?

Baca Juga: Terungkap Kubu Roy Suryo Bongkar Hasil Pertemuan dengan Kejagung dan Komnas HAM Soal Ijazah Jokowi

Desakan Transparansi untuk Kampus Biru

Tidak hanya sekadar pamer dokumen, mantan Menpora ini juga memberikan catatan keras kepada pihak Universitas Gadjah Mada.

Ia meminta pihak kampus untuk bertindak objektif dan tidak terjebak dalam upaya validasi yang dipaksakan.

UGM harus memberikan penjelasan ilmiah dan historis. Penjelasan dari kampus tidak boleh hanya sekadar untuk membenarkan temuan-temuan janggal yang muncul belakangan ini. Integritas akademis adalah taruhannya, tambah Roy.

Baca Juga: Sindiran Pedas Kubu Roy Suryo, Ijazah Jokowi Disorot, 'Kalau Asli Tak Perlu Pengacara'

Kenapa Publik Begitu Peduli?

Polemik ijazah ini terus menggelinding karena dikaitkan dengan dokumen milik tokoh-tokoh penting di Indonesia.

Kehadiran Roy Suryo yang membawa "pembanding" nyata berupa ijazah istrinya memberikan perspektif baru bagi netizen.

Kini, bola panas berada di tangan UGM dan pihak terkait. Apakah misteri "Gadhaj Adam" ini akan terjawab secara teknis, atau justru akan menjadi teka-teki abadi yang terus menghiasi jagat digital tanah air?

Satu yang pasti, aksi Roy Suryo semalam telah berhasil memicu rasa penasaran publik lebih dalam.

Tagar terkait ijazah UGM pun kembali memuncaki daftar trending, membuktikan bahwa isu ini masih menjadi magnet kuat bagi pembaca di seluruh Indonesia. (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman