3 Peserta Tewas Saat Latihan Kopdes Merah Putih, Istana Akhirnya Buka Suara dan Janjikan Evaluasi

AKURAT BANTEN – Pemerintah memberikan tanggapan atas meninggalnya tiga peserta dalam program latihan dasar militer yang diikuti calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Meski insiden tersebut menjadi perhatian publik, pemerintah menegaskan program tetap dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan melalui proses evaluasi menyeluruh.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan setiap program pemerintah terbuka untuk dievaluasi, termasuk pelaksanaan pelatihan yang saat ini menjadi sorotan.
Menurutnya, evaluasi dilakukan agar seluruh tahapan kegiatan berjalan sesuai prosedur sekaligus mengutamakan keselamatan peserta.
Ia menjelaskan pemerintah akan menelusuri seluruh proses penyelenggaraan pelatihan, mulai dari mekanisme seleksi kesehatan, pelaksanaan kegiatan di lapangan, hingga sistem pengawasan yang diterapkan selama pendidikan berlangsung.
Jika ditemukan adanya kekurangan dalam prosedur, langkah perbaikan akan segera dilakukan.
Prasetyo juga menegaskan pemerintah belum mengambil kesimpulan terkait penyebab meninggalnya para peserta.
Seluruh informasi masih menunggu hasil pemeriksaan dan laporan resmi dari instansi yang menangani kasus tersebut.
Baca Juga: PDIP Desak Usut Tuntas Kasus Pemerkosaan di Gerai KDMP Tangerang
Menurutnya, evaluasi tidak dimaksudkan untuk menghentikan program, melainkan memastikan kegiatan serupa dapat berlangsung lebih aman pada masa mendatang.
Pemerintah juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga peserta yang meninggal selama mengikuti pelatihan.
Berdasarkan informasi yang telah disampaikan sebelumnya, ketiga peserta meninggal dalam waktu berbeda saat mengikuti latihan di lokasi yang tidak sama.
Sebagian peserta dilaporkan mengalami gangguan kesehatan sebelum mendapatkan penanganan medis, sementara penyebab kematian masing-masing masih mengacu pada hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.
Baca Juga: Korban Pemerkosaan di Gerai KDMP Tangerang Alami Depresi
Insiden tersebut memicu perhatian berbagai pihak yang meminta agar standar keselamatan dalam pelatihan diperkuat.
Sejumlah kalangan juga mendorong pemerintah melakukan evaluasi terhadap intensitas latihan, kesiapan fasilitas kesehatan, hingga pemeriksaan kondisi fisik peserta sebelum menjalani pendidikan.
Meski demikian, pemerintah tetap memandang program pembentukan calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari agenda strategis dalam memperkuat pembangunan desa.
Karena itu, pelaksanaannya akan terus berjalan dengan penyempurnaan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan.
Baca Juga: Viral! Pemerkosaan di Gerai KDMP Pasanggrahan Tangerang, Polisi Periksa Saksi
Pemerintah berharap proses evaluasi dapat menghasilkan rekomendasi yang mampu meningkatkan standar keamanan sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa pada pelaksanaan pelatihan berikutnya.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Geger! Survei SMRC Ungkap Skor Kepemimpinan Tokoh Nasional, Mahfud MD di Puncak, Gibran Terbawah
- 2Tiga Hari Lagi! Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Ini Daftar Produk yang Harus Punya Sertifikat
- 3Sengketa Honor LKM Ciomas: Penagihan Kredit Tembus Rp856 Juta, Upah Tim Likuidasi Malah Menggantung
- 4Adik Eks Kepala BNPB Diduga Gunakan Dana Bencana untuk Beli Saham, KPK Bongkar Kasusnya
- 5UMKM Wajib Tahu! Cara Daftar Sertifikat Halal Online, Ada 1,35 Juta Kuota Gratis pada 2026
- 6Real Madrid Menang Dramatis di Markas Roma, Mourinho Malah Tak Mau Selebrasi: Alasannya Bikin Haru!
- 7Mbappe Ukir Sejarah saat Real Madrid Comeback 4-3! Rekor Messi Resmi Terlewati, Golnya Tambah Catatan Gila
- 8Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 9Yarmolyuk Menanduk Jacquet di Kotak Penalti, Kok Liverpool Malah Tak Dapat Penalti? Ini Aturannya!
- 10Chelsea Ketar-ketir Tanpa Reece James, 3 Gelandang Ini Masuk Radar Xabi Alonso untuk Januari 2027









