Irna Ajak Para Pengusaha Untuk Berinvestasi Di Pandeglang, Salah Satunya Peternakan

AKURAT BANTEN - Bupati Pandeglang Irna Narulita, mengajak terhadap para pengusaha untuk berinvestasi di Kabupaten Pandeglang.
"Ayo berinvestasi di Pandeglang, di kami perizinan cepat tidak berbelit, kami tawarkan itu karena perizinan harus ditempuh dalam berinvestasi," kata Bupati Pandeglang Irna Narulita di tengah kegiatan ngobrol investasi antara Forkopimda dan para pengusaha, Rabu (30/11/2023) di Hotel Horisson Pandeglang.
Menurutnya, investasi di Pandeglang sejauh ini masih belum signifikan, hal tersebut karena terlihat dari jumlah perusahaan eksisting yang sudah berjalan hingga saat ini, padahal potensinya sangat besar.
"Saat ini baru ada 45 perusahaan eksisting yang menanamkan modalnya, kami harap seiring dengan kemudahan yang kami berikan bisa menumbuhkan investasi di Pandeglang," ujarnya.
- Baca Juga: Link Live Streaming: Liverpool Vs LASK Nonton Kora Live-Yalla Shoot Mudah Dan Gratis!
- Baca Juga: Cegah Isu Hoax Jelang Pemilu 2024, Salah Satu STKIP di Pandeglang Berikan Pemahaman Soal Pencegahannya!
- Baca Juga: Warga Korban Banjir dan Longsor 2020 Menanti Janji Pemerintah, Sekda Lebak: Sedang Berproses
Kendati demikian, Irna berpesan, jika para investor sudah berjalan di bidang usahanya diharapkan dapat menunaikan kewajibannya untuk pajak dan tanggung jawab sosialnya.
"Silahkan tunaikan pembayaran pajaknya, berikan Coorporate Social Responsibility (CSR) nya untuk warga kami yang ada disekitar tempat dimana perusahaan bapak dan ibu berada " imbuhnya.
Bambang, salah satu Investor yang hadir pada acara tersebut, perwakilan dari PT Charoen Pokphand mengungkapkan, sejauh ini pihaknya berinvestasi di Pandeglang dalam bidang peternakan. Dan usahanya kata Bambang dimulai sejak tahun 2020 hingga saat ini sudah berkembang menjadi 10 lokasi.
"Kami awalnya hanya satu lokasi, dan sekarang hingga tahun 2023 sudah punya 10 lokasi, terkait perizinan kami dipermudah dan tidak menemukan permasalahan. Dan ayam produksi dari kami sudah tembus ke pasar Singapura," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










