Anak Durhaka! Pukul Ayah Kandung karena Sudah Pikun di Cakung

AKURAT BANTEN - Anak durhaka! Ungkapan ini dirasa tepat untuk menyebut JS (30), seorang anak di Cakung, Jakarta Timur.
Bagaimana tidak, dia tega memukul ayah kandungnya sendiri yang sudah lanjut usia berinisial S (78) hingga terkapar di jalan.
Dalam rekaman video yang beredar, tampak JS sedang berjalan di gang sempit dan di depannya terdapat S sedang berjalan lambat.
Baca Juga: Lulusan SMK Penyumbang Pengangguran Terbanyak di Banten, Ini Komentar Kepala KCD Lebak
S terlihat berjalan sambil pegangan di motor yang parkir di jalan.
Entah kenapa, tiba-tiba JS memukul S hingga dia jatuh tersungkur.
Yang parahnya lagi, setelah melihat ayahnya jatuh terkena pukulan, JS berusaha untuk meraihnya kembali dan melayangkan pukulan lagi.
Warga yang melihat kejadian ini pun berusaha melerai JS yang tengah kerasukan setan dan durhaka terhadap ayah kandungnya itu.
Petugas kepolisian yang mengetahui hal itu pun langsung ke lokasi.
Kapolsek Cakung, Kompol Panji Ali Candra mengatakan, dari hasil pemeriksaan diketahui motif JS memukul ayah kandungnya itu.
Baca Juga: Temuan Mayat Pria di Kosan Hebohkan Ciputat, Polisi Cek TKP
"Ya, jadi anaknya kesal orangtuanya karena sepuh dan pikun. Bahkan sering keluar rumah dan hilang," katanya, Jumat (26/1/2024).
Terkait video yang beredar, Panji mengatakan, sebenarnya sang anak sedang menjemput ayahnya pikun karena meninggalkan rumah.
Tetapi sang orangtua tidak mau diajak pulang. Kesal karena tidak bisa membujuk S, JS langsung memukul S hingga jatuh terkapar.
"Jadi kronologi berawal dari S yang sudah pikun, keluar meninggalkan rumah dan dicari anaknya JS untuk diajak pulang," sambungnya.
Dilanjutkan, peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Senin 22 Januari.
Menurut keterangan keluarga lainnya, S memang kerap pergi dari rumah karena pikun dan pihak keluarga sangat khawatir.
"Kejadiannya di dekat rumah korban di gang antara RT07 dan RT 12/02, Cakung Timur. Sudah dimediasi," terangnya.
Hasil mediasi itu, JS berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dan siap diproses hukum jika kedapatan mengulanginya lagi.
Dia juga berjanji akan merawat S dengan sepenuh hati.
"Apabila saya mengulangi perbuatan tersebut, saya siap diproses sesuai hukum yang berlaku," pungkas JS, pada Selasa (23/1/2024).
Akibat kejadian itu, S mengalami luka memar berwarna biru di bagian wajahnya. Diketahui, S tinggi bersama istri dan 2 anaknya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”







