Berteman Lama Dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Susi Pudjiastuti Hingga Jusuf Kalla Hadiri Peluncuran Buku Gagasan Haedar Nashir

AKURAT BANTEN - Mantan Menteri Kelautan Pudjiastuti menghadiri acara peluncuran buku Jalan Baru Moderasi Beragama Mensyukuri 66 Tahun Haedar Nashir di Auditorium Perpusnas, pada senin malam (04/03/2024).
Di awal sambutannya Susi Pudjiastuti menyampaikan ucapan Selamat ulang tahun ke 66 tahun ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir dengan memberikan harapan agar bisa memberikan isi fikirannya kepada bangsa namun moderat.
“Semoga selalu sehat dan terus bisa memberikan fikiran besar kepada bangsa namun moderat.”
Baca Juga: Pengobatan dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)
Kemudian Susi Pudjiastuti merasa terhormat di undang dan tak menyangka ternyata ia sudah lama berteman dengan Haedar Nashir.
"Satu kehormatan setiap ada acara besar Muhammadiyah, Pak Haedar selalu ingat sama saya. Saya juga kadang-kadang, mungkin banyak yang bertanya-tanya, kok bisa orang seperti Susi bersahabat dengan seseorang dengan Pak Haedar," ujar Susi.
Susi merasa kagum dengan pertemannya dengan Haedar Nashir walaupun ada perbedaan, Namun Prof Haedar mau menerrimanya menjadi sahabat.
“Tapi saya punya determination, mungkin sama, tetapi cara saya is very strong direct, kasar gitu ya. Pak JK tahu pasti. Tapi kalau Pak Haedar menerjemahkan determinationnya itu dengan begitu halus, tapi tegas begitu. Itu yang kadang-kadang buat saya betah ngobrol dengan beliau dan saya lihat beliau begitu sederhana,” ujar Susi saat memberikan kata sambutan.
Baca Juga: 4 Tahun THR PNS di Potong, Berharap 2024 Cair 100%
Susi Pudjiastuti juga bercerita tentang lingkungan kehidupannya tumbuh besar dari keluarga NU dan Muhammadiyah secara bersamaan walaupun terkadang terjadi perdebatan di keluarganya.
“Jadi ini yang mendekatkan, kalau kita mau tarawih, ‘Kamu mah ke mana? Mesjid sana atau sana. Sana 22, sana 11‘. Nah kalau saya pergi ke yang 22, ‘Sopo seng perintah kowe, sembayang 22 kan capek toh, mbok ke sana yang 11‘ katanya. Tapi karena ibu ke sana, saya ikut yang 22. Jadi ibu NU, bapak Muhammadiyah,” cerita Susi.
Dalam peluncuran buku 66 tahun Haedar Nashir, selain Pudjiastuti juga dihadiri oleh mantan wakil presiden Jusuf Kalla, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Mendikbud Nadiem Makarim, ,Kemendag zulkifli Hasan, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Nu’ti dan segenap keluarga besar Muhammadiyah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









