Banten

Miris! Bocah SD Dianiaya Tante, Dimasukkan Karung dan Dipaksa Bekerja

Mitha Theana | 20 Maret 2024, 22:11 WIB
Miris! Bocah SD Dianiaya Tante, Dimasukkan Karung dan Dipaksa Bekerja

AKURAT BANTEN - Seorang anak perempuan, di Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi korban penganiayaan tantenya sendiri. 

Tampak dalam video yang beredar, bocah berusia sekira 8-10 tahun itu dipaksa melakukan pekerjaan oleh tantenya sambil menangis. 

Dalam video yang lain, bocah tersebut dimasukkan ke dalam karung dan menangis. Suara tangisan bocah itu menyayat hati. 

Baca Juga: Perang Sarung Telan Korban Jiwa, Hasil Autopsi Jenazah Korban Mengejutkan

Video ini pun tersebar di media sosial dan menjadi perhatian netizen. 

Berdasarkan informasi yang terhimpun, diketahui bahwa ibu anak itu adalah Bintang Situmorang (40), bekerja sebagai ART. 

Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Basa Emden Banjarnahor menyatakan, korban warga Kelurahan Aek Muara Pinang, Sibolga. 

"Sudah dilaporkan ke Polres Tapanuli Tengah dan pelaku sudah kami amankan," katanya, kepada wartawan, dikutip Rabu (20/3/2024). 

Dijelaskan, video yang viral itu terjadi di Komplek Perumahan PT Nauli Sawit, Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung.

Baca Juga: Pemkab Lebak Buka Lowongan Ratusan CASN dan PPPK

"Korban melaporkan bahwa anaknya PHN (8) menjadi korban kekerasan oleh pelaku MS (37) yang merupakan tantenya," jelasnya. 

Menurut keterangan ibu korban, PHN tinggal bersama tantenya, karena tantenya yang meminta. 

"Korban diminta tinggal dan dirawat oleh tantenya dari Januari 2022 dan korban merupakan anak yatim sejak tahun 2024," terangnya. 

Akibat perbuatannya tersebut, tante korban yakni MS (37) ditangkap dan saat ini telah ditahan Polres Tapanuli Tengah. 

"Kami jerat dengan UU tentang Perlindungan Anak," pungkasnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.