Banjir Kritikan Eksploitasi dan Tidak Berempati dari Netizen, Produser Film Vina: Sebelum 7 Hari Buka Suara

AKURAT BANTEN - Banyaknya kritikan dari warganet tentang film Vina Sebelum 7 Hari membuat sang produser film akhirnya buka suara.
Film Vina Sebelum 7 Hari yang di produseri oleh Dheeraj Kalwani atau K.K. Dheeraj dinilai mengeksploitasi tragedi dan adegan di dalamnya dianggap tidak berempati.
Namun, Dheeraj Kalwani menegaskan bahwa cerita dan adegan yang ditayangkan dalam film Vina Sebelum 7 Hari sudah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga Vina.
Baca Juga: UPDATE! Berikut 5 Perkembangan Terbaru Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Sang produser menyangka bahwa orang yang mengkritik filmnya itu karena mereka tidak menonton terlebih dahulu filmnya.
“Sebenarnya bukan eksploitasi. Ini sudah mendapat izin keluarga. Ini kami buat apa yang sebenarnya terjadi pada almarhum Vina.” ungkap Dheeraj Khalwani dikutip, Jumat (17/5/2024).
Menurut Dheeraj film ini justru membantu mengangkat kasus pembunuhan Vina di Cirebon setelah lama tenggelam selama 8 tahun.
Walaupun film ini tentu membuka luka baru bagi keluarga karena mengingat kepergian Vina, namun juga membantu membuka asa bagi keluarga untuk menemukan sang pelaku yang sampai saat ini menjadi DPO.
Baca Juga: Mau Tau Pemeran Utama Film Vina Sebelum Tujuh Hari? Simak Profil Nayla Denny Purnama!
Dheeraj Kalwani juga menegaskan bahwa film tersebut diproduksi untuk meningkatkan kesadaran publik sebab menurutnya film Vina: Sebelum 7 Hari tersebut mengangkat berbagai isu sosial yang penting.
Sebagai informasi, film Vina: Sebelum 7 Hari merupakan film horror terbaru produksi Dee Company yang mengusung cerita tentang kasus Vina di Cirebon, Jawa Barat tahun 2016 lalu.
Meski menuai banyak kritikan dari warganet, bahkan tak sedikit pula netizen justru membela karena menganggap film tersebut berhasil mengangkat kembali kasus Vina yang belum terselesaikan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









